Dishub DIY Kaji Rencana Pembangunan MRT Jalur Tempel-Palbapang

MRT ini akan menjadi moda transportasi dari utara hingga selatan dan terintegrasi dengan bandara YIA.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA. COM, YOGYA - Dinas Perhubungan (Dishub) DIY tengah membuat studi dan perencanaan terkait dengan kereta MRT dari Tempel menuju ke Stasiun Palbapang, Bantul.

Pihak Dishub DIY pun akan menawarkan konsep ini kepada investor.

"Kami tengah membuat studi MRT dari Tempel ke Palbapang dengan jalur elevated atau melayang. Kami akan tawarkan pada pihak investor, " ujar Kepala Dishub DIY, Sigit Sapto Raharjo, Minggu (29/9/2019).

Menurutnya, MRT ini akan menjadi moda transportasi dari utara hingga selatan dan terintegrasi dengan bandara YIA di Kulonprogo.

Dia menjelaskan, dokumen studi itu memang sudah dilirik beberapa investor. Namun, hal ini masih dalam penjajakan oleh pihak investor.

"Sudah ada yang ingin melihat studi tersebut," paparnya.

Sigit juga menyebutkan jalur kereta api yang akan dibangun menuju Borobudur dari Yogyakarta lebih baik elevated (melayang).

Hal ini karena jalur kereta api dimaksudkan untuk tidak membelah kawasan atau perkampungan.

"Prinsipnya Ngarsa Dalem adalah (jalur kereta api) tidak memisah dua kampung," ulasnya.

Dia menjelaskan, elevated atau melayang ini artinya adalah sejajar dengan jalur tol yang menuju ke Bawen.

Adapun, dia juga mengakui hingga kini belum ada paparan dari pihak Kementrian terkait dengan hal ini.

"Kalau inginnya ya ada paparan lebih dahulu kepada Ngarsa Dalem. Sehingga bisa tahu gambarannya, " jelas Sigit.

Dia memaparkan, untuk menghidupkan rel lama akan sangat sulit dan banyak kendala di lapangan. Sementara, jika dibangun melayang memang akan membutuhkan biaya yang lebih besar.

"Ada banyak masyarakat datang dan khawatir soal reaktifasi ini. Saya bilang kalau ini baru studi bisa dilanjutkan atau tidak," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved