Parenting
5 Tanda Overfeeding atau Bayi Kekenyangan pada Bayi
Pernah melihat bayi muntah karena kekenyangan? Fenomena ini disebabkan karena bayi belum bisa menunjukkan tanda kenyang ketika makan.
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
5 Tanda Overfeeding atau Terlalu Banyak Makan pada Bayi
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Dwi Latifatul Fajri
Tribunjogja.com - Pernah melihat bayi muntah karena kekenyangan? Fenomena ini disebabkan karena bayi belum bisa menunjukkan tanda kenyang ketika makan atau setelah menyusui.
Bayi muntah atau terlalu banyak makan atau overfeeding disebabkan karena terlalu sering memberi makan dengan rentang waktu dekat.
Padahal bayi tidak boleh terlalu banyak makan karena bisa membuat tidak nyaman seperti orang dewasa. Dikutip dari Grid Health, bayi yang diberikan susu formula terlalu dini berisiko mengalami masalah overfeeding.
Penyebabnya, biasanya susu formula dimasukkan dalam botol. Botol lebih memungkinkan aliran susu bebas sehingga bayi terus mendapatkan tetesan susu bahkan ketika mereka kenyang.
Bayi yang diberikan ASI juga bisa mengalami overfeeding.
Berikut tanda-tanda bayi mengalami overfeeding, dikutip dari Grid.health :
1. Sering buang air besar
Asupan makan berlebihan membuat frekuensi buang air besar bayi lebih meningkat dari biasanya.
2. Muntah
Ketika bayi merasa overfeeding, ia akan refleks memuntahkan makanannya, dan ini bisa dilakukan berulangkali.
Muntah ini khususnya terjadi di sela-sela waktu ketika memberikan mereka makan.
3. Kembung
Kembung biasanya dialami bayi ketika minum susu menggunakan botol. Minum dari botol dapat menyebabkan bayi menelan banyak udara, sehingga membuat perutnya kembung dan menyebabkan ketidaknyamanan.
4. Lebih sering kolik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-overfeeding.jpg)