Yogyakarta
Beredar Gambar Proyek Tol DIY, Masyarakat Diminta Hati-hati Spekulan Tanah
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY meminta masyarakat berhati-hati terkait dengan gambar yang menjelaskan titik tol Yogya-Solo dan Bawen-Yogya yang beredar
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY meminta masyarakat berhati-hati terkait dengan gambar yang menjelaskan titik tol Yogya-Solo dan Bawen-Yogya yang beredar viral.
Hal ini lantaran gambar ini bisa disalah artikan dan membuat peluang munculnya spekulan tanah.
Dalam gambar yang bertuliskan “Proyek Tol di DIY” ini disebutkan bahwa trase tol sudah disetujui. Bahkan disebut nantinya tol Yogya-Solo akan menyambung dengan tol Bawen-Yogya dan tol Kulonprogo-Cilacap.
Dalam gambar ini juga disebutkan beberapa titik penting seperti simpang susun tol Seyegan menuju ke Bligo dan sebagainya.
• Seminar Nasional ITNY, Denny : Jalan Tol Masih Milik Pemerintah Indonesia
“Ini bukan resmi dan saya tidak tahu. Saya juga pernah diberitahu beberapa orang terkait gambar ini dan saya jawab ini tidak benar,” ujar Kepala DPUESDM DIY, Hananto kepada Tribun Jogja, Kamis (26/9/2019).
Hananto menjelaskan, pihaknya selalu mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menunggu pengumuman dan sosialisasi resmi dari Pemda DIY.
Hal ini karena dokumen perencanaan dan Izin Penetapan Lokasi (IPL) juga masih menunggu.
“Kami khawatir nantinya akan menjadi objek spekulan tanah. Maka, harus menunggu sosialisasi resmi dari dinas. Gambar seperti ini memunculkan peluang spekulan. Sekarang ini medsos menyesatkan dan perlu hati-hati,” jelasnya.
Sebelumnya Pemda DIY telah mengumumkan enam exit dan entry tol yang akan menghubungkan tol sepanjang Lottemart, Maguwoharjo hingga Trihanggo, Sleman di ringroad barat.
Dalam waktu yang belum ditentukan, pemerintah juga akan melakukan sosialisasi terkait dengan pembangunan tol ini.
Masyarakat pun dihimbau untuk tidak tergiur dengan para spekulan tanah.
Enam pintu exit dan entry ini dari timur ada di Purwomartani, Maguwoharjo, UPN, Monjali, Trihanggo, dan Sleman. Khusus untuk Trihanggo, ada dua pintu exit dan entry, yakni satunya berada di dekat The Westlake Resto dan satunya berada di kawasan Kronggahan.
Penempatan pintu exit dan entry di kawasan ini dikonsepkan tol tidak terpisahkan dengan titik-titik pusat ekonomi.
• Jalan Tol di Wilayah Yogyakarta Dibangun Melayang di Atas Ring Road
Dia menjelaskan, untuk jalur tol yang dibuat melayang atau elevated ini nantinya akan sepanjang 11 kilometer di atas ringroad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)