Nasional

Terdampak Kabut Asap, Menpar Sarankan Tour de Siak Dibatalkan

Hal ini menyusul terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Kalimantan dan Sumatera hingga memunculkan kabut asap pekat.

Tayang:
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
(KOMPAS.COM/IDON)
Kabut asap masih pekat menyelimuti wilayah Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (15/9/2019). 

Jumlah penumpang yang biasanya diangkut untuk rute-rute tersebut di Bandara Adisutjipto mencapai 130 orang sedangkan di Bandara YIA sebanyak 80 penumpang.

"Penerbangan ke Samarinda dialihkan ke Balikpapan karena di sana tidak terlalu terdampak dan aksesnya bagus. Hari ini ke Pontianak sudah bisa terbang,"kata Pandu.

Direktur Utama PT ANgkasa Pura I, Faik Fahmi mengatakan sejauh ini memang ada beberapa dampak lanjutan dari bencana kabut asap tersebut pada operasi penerbangan di bandara-bandara yang dikelola perusahaannya.

Termasuk pada bandara di Yogyakarta.

Namun, dampaknya sejauh ini menurutnya tidak terlalu signifikan.

Pasalnya, trafik penerbangan terbanyak AP I justru di bandara yang tidak terkena asap.

"Di Kalimantan kita punya (bandara di) Banjarmasin. (Di) Samarinda bukan punya kita, jadi tidak terlalu signifikan. Sejauh ini tidak terlalu signifikan untuk Angkasa Pura I,"kata Faik.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved