Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Bantul Perlahan Turun

Pada awal bulan lalu harga bumbu masak pedas itu sempat melonjak tinggi hingga Rp80 ribu perkilogram.

Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Bantul Perlahan Turun
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Hadiya (60), seorang pedagang cabai di pasar tradisional Bantul sedang menunggu pembeli, Jumat (12/7/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Harga cabai rawit merah di pasar tradisional Bantul perlahan mengalami penurunan, seiring dengan lancarnya pasokan dari petani dan permintaan yang mulai berkurang.

Padahal, pada awal bulan lalu harga bumbu masak pedas itu sempat melonjak tinggi hingga Rp80 ribu perkilogram.

"Sekarang udah mulai turun. Minggu lalu Rp60 ribu. Sekarang sejak Sabtu kemarin (14/9/2019), sudah Rp50 ribu perkilo," kata Kepala Seksi Distribusi dan Harga Bajhan Kebutuhan Pokok, Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Zuhniyatun Nur Handayani, kepada Tribunjogja.com.

Harga tersebut, kata dia, berdasarkan pantauan dari empat pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bantul.

Meliputi pasar tradisional Bantul, Imogiri, Piyungan dan pasar Niten.

Cabai rawit merah harganya turun, menurut dia, karena persediaan di pasar sudah banyak.

Petani dari Magelang, Muntilan dan Kulonprogo sudah mulai panen.

Selain itu, permintaan dari masyarakat juga berkurang. Tidak sebanyak ketika momen Idul Adha ataupun sebelum suronan, penanggalan Jawa satu Muharram. Sehingga harga perlahan mengalami penurunan.

"Idul Adha dan sebelum suro cabai banyak digunakan untuk hajatan. Kalau sekarang sudah mulai normal," ujar dia. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved