Sleman

Jemaah Haji Kloter Terakhir Telah Sampai di Sleman

Pemulangan jemaah haji Kabupaten Sleman dimulai pada 26 Agustus 2019 kemarin, diawali oleh jemaah haji kloter 25 SOC.

Jemaah Haji Kloter Terakhir Telah Sampai di Sleman
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Jemaah haji Kabupaten Sleman kloter terakhir akhirnya tiba di Masjid Agung Kabupaten Sleman pada hari Minggu (15/9/2019) malam.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, kepulangan jemaah haji Kabupaten Sleman kloter 97 SOC diterima langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo.

Adapun jemaah haji Kabupaten Sleman mulai kembali pulang ke tanah air setelah kurang lebih satu bulan berada di tanah suci Makkah.

Pemulangan jemaah haji Kabupaten Sleman dimulai pada 26 Agustus 2019 kemarin, diawali oleh jemaah haji kloter 25 SOC.

Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah

Pada hari yang sama, jemaah haji kloter 26 SOC juga tiba di Kabupaten Sleman.

Bupati tak absen dalam menyambut jemaah haji yang satu persatu pulang ke Sleman.

Sementara seluruh jemaah haji Kabupaten Sleman yang melaksanakan ibadah haji tahun 2019 yaitu sebanyak 1.408 orang.

Di mana kloter terakhir yakni 97 SOC berjumlah 161 jemaah haji.

Jumlah tersebut berkurang satu jemaah dari jumlah keberangkatan dikarenakan terdapat satu jemaah yang meninggal saat melaksanakan ibadah haji di Makkah.

Jemaah Haji Mulai Kembali, Dinkes Sleman Antisipasi Flu Unta

Dalam kesempatan tersebut juga Sri Purnomo menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya satu jemaah haji yang tergabung dalam kloter 97 SOC.

Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kloter 97 SOC yang merupakan kloter terakhir jemaah haji Kabupaten Sleman merupakan kuota tambahan untuk jemaah haji tahun 2019.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengimbau agar jemaah haji yang telah selesai melaksanakan ibadah haji dapat istiqomah menjaga kemabrurannya.

"Agar jemaah haji bisa bersyukur dikarenakan mendapat kuota tambahan. Selain itu, setelah melaksanakan ibadah haji, agar dijaga kemabrurannya melalui perbuatan – perbuatan baik seperti bersedekah, berkata yang baik dan perbuatan lainnya agar terjaga kemambrurannya," ujarnya. (*)

Penulis: nto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved