Lifestyle

Hati-hati, Diet Bisa Timbulkan Dampak Buruk pada Tulang

Sebuah studi terbaru menyebutkan bahwa kombinasi olahraga dan diet ketat ternyata bisa berdampak buruk bagi tulang.

Hati-hati, Diet Bisa Timbulkan Dampak Buruk pada Tulang
doctors.am
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebuah studi terbaru menyebutkan bahwa kombinasi olahraga dan diet ketat ternyata bisa berdampak buruk bagi tulang.

Hal ini penting, terutama untuk perempuan, karena kesehatan tulang juga semakin menurun seiring bertambahnya usia.

Penurunan kekuatan tulang bisa menimbulkan risiko fraktur alias keretakan tulang.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Bone and Mineral Research mengamati apa yang terjadi pada lemak sumsum tulang dan kesehatan tulang secara keseluruhan ketika kita membatasi asupan kalori.

Viral Tips Diet Ala Tendo, Berat Badan Turun 37 Kilogram Selama 67 Hari, Penampilannya Berubah Total

Riset melibatkan empat kelompok tikus.

Satu kelompok menerapkan pola makan normal, kelompok kedua membatasi asupan kalori, kelompok ketiga menerapkan pola makan normal dengan olahraga, dan kelompok keempat menerapkan pembatasan kalori dengan olahraga.

Tikus pada kelompok yang membatasi makanan mengkonsumsi makanan 30 persen lebih sedikit daripada asupan makan normal.

Penulis senior studi yang juga Associate Professor di University of North Carolina School of Medicine, Maya Styner menemukan kelompok tikus yang membatasi kalori berhasil menurunkan berat badan.

Namun terjadi juga peningkatan lemak sumsum tulang.

"Kami menemukan peningkatan signifikan lemak di sumsum tulang. Kelompok ini juga mengalami penurunan jumlah tulang, artinya mereka memiliki lebih sedikit tulang secara keseluruhan karena pengurangan kalori," kata Styner.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved