Tak Terima Pacarnya Mau Diperkosa, Pelajar di Malang Nekat Bunuh Begal yang Mencegatnya

Tak Terima Pacarnya Mau Diperkosa, Pelajar di Malang Nekad Bunuh Begal yang Mencegatnya

Editor: Hari Susmayanti
Tak Terima Pacarnya Mau Diperkosa, Pelajar di Malang Nekat Bunuh Begal yang Mencegatnya
ISTIMEWA
Ilustrasi Mayat

TRIBUNJOGJA.COM – Tak terima pacarnya mau diperkosa komplotan begal, seorang pelajar SMA di Malang nekad membunuh salah satu pelaku dengan menusuknya menggunakan pisau.

Pelajar SMA berinisial ZA (17) tersebut membunuh begal bernama Misnan (33) saat tengah bersama pacarnya di wilayah Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, pembunuhan itu terjadi pada Minggu (8/9/2019) malam.

Saat itu, ZA bersama pacarnya sedang melintas menggunakan sepeda motor di sekitar ladang tebu di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Kronologi Pembunuhan Gadis Muda di Gresik, Pelaku Setubuhi Korban Meski Sudah Tewas

Misnan bersama sejumlah temannya yang juga mengendarai motor lantas menghadang ZA. Misnan hendak membegal ZA.

“ZA Minggu malam sama pacarnya di areal tebu. Tiba-tiba didatangi oleh dua orang yang naik sepeda motor. Ceritanya mau dibegal,” katanya kepada Kompas.com, Rabu (11/9/2019).

Korban meminta barang-barang berharga milik ZA dan pacarnya, termasuk motornya.

Adu mulut terjadi saat ZA mempertahankan motornya. Misnan lantas melontarkan niat ingin memperkosa pacar ZA secara bergilir.

“Saya hanya punya ini (kata ZA kepada korban). Ya sudah kalau gitu pacarnya saya pakai tiga menit (kata korban kepada ZA). Sempat ada ucapan itu,” kata Yade. 

Dikabarkan Hanyut Terbawa Arus Sungai Cisadane, Sabrina Ditemukan Asik Makan Bakso di Pasar Baru

ZA yang tidak terima mengambil pisau di jok motornya. ZA mengaku tidak sengaja membawa pisau itu.

Perkelahian berlangsung hingga ZA menusuk dada korban sampai tergeletak.

“Terjadi perkelahian di situ, sama ZA ditusuk. Teman-teman yang lain lari dan ZA pulang ke rumah sampai kemudian kita tangkap,” katanya.

Jenazah Misnan ditemukan keesokan harinya pada Senin (9/9/2019).

Polisi menyelidiki temuan mayat itu dan mendapati ZA sebagai pelakunya hingga terungkap kronologi pembunuhan tersebut.

Selain ZA, polisi juga menangkap dua orang lainnya yang menemani Misnan untuk melakukan pembegalan. Satu

orang lagi dinyatakan buron. Yade mengatakan, pelaku pembegalan berjumlah empat orang termasuk korban.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Pelajar SMA Bunuh Begal yang Ingin Perkosa Pacarnya".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved