Jawa

Lima WKSBM di Kota Magelang dan Terus Bertambah, Terjun Tangani Kemiskinan

Kegiatannya adalah untuk melibatkan masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial, kesetiakawanan sosial, ketahanan masyarakat, dan tumbuhny

Lima WKSBM di Kota Magelang dan Terus Bertambah, Terjun Tangani Kemiskinan
Istimewa
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih, Rabu (11/9) dalam pengarahan teknis Pemberdayaan WKSBM Kelurahan Tidar Utara, Magelang Selatan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pengurangan angka kemiskinan di Kota Magelang dilakukan dengan berbagai upaya.

Salah satunya adalah melalui program Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM).

Sampai saat ini sudah terbentuk lima WKSBM di lima kelurahan, dan akan terus bertambah.

"Adanya WKSBM yaitu untuk mengurangi tingkat kemiskinan dengan pengelolaan swadaya masyarakat. Saat ini di Kota Magelang sudah ada 5 WKSBM yang tersebar di 5 kelurahan. Harapannya WKSBM tidak hanya ada di 5 kelurahan, tetapi di 17 kelurahan bisa dikembangkan," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih, Rabu (11/9/2019) dalam pengarahan teknis Pemberdayaan WKSBM Kelurahan Tidar Utara, Magelang Selatan.

WKSBM Desa Baleharjo Tumbuhkan Gotong-Royong untuk Selesaikan Masalah Sosial di Masyarakat

Wulandari mengatakan, WKSBM adalah sistem kerja sama antar Keperangkatan Pelayanan Sosial (KPS) di akar rumput yang terdiri atas usaha kelompok, lembaga maupun jaringan pendukungnya.

Kelompok masyarakatnya mulai dari tingkat RT/RW, kampung atau desa.

Kegiatannya adalah untuk melibatkan masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial, kesetiakawanan sosial, ketahanan masyarakat, dan tumbuhnya jaringan kerja.

"Peningkatan tersebut dapat ditempuh melalui kegiatan-kegiatan yang sudah menjadi budaya masyarakat Kota Magelang. Salah satunya seperti kegotong-royongan, kebersamaan, kekeluargaan, kesetiakawanan sosial, kerukunan, dan menghargai perbedaan di lingkungan masyarakat," katanya.

WKSBM ini dikatakannya menjadi aset yang penting. Apabila terjadi persoalan di tatanan lingkungan, maka WKSBM bisa hadir untuk mencari solusi.

Pemkot Magelang Perkuat WKSBM di Tiap Kelurahan

Mereka bisa sebagai organisasi lokal, punya komitmen, pengetahuan dan keterampilan, sekaligus menjadi pemecah ketika persoalan lingkungan terjadi.

Sementara itu, Dwi Ambar Pratiknyo, Penyuluh Sosial Muda Dinsos Kota Magelang, menambahkan WKSBM merupakan sarana untuk menyelesaikan berbagai masalah sosial yang tumbuh di lingkungan masyarakat.

"Poinnya itu untuk mengurangi angka kemiskinan dan budaya dari luar yang cenderung merusak. Kita jadi memiliki benteng untuk membendung perubahan dari luar yang bisa merusak. WKSBM juga menjadi kontrol sekaligus penyelesai masalah, ketika ada persoalan di masyarakat," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved