Nasional

Abraham Samad Sebut KPK Tengah Hadapi Problem Pelemahan dari Luar dan Dalam

Upaya pelemahan dari dalam diantaranya dengan memasukkan calon pimpinan (capim) yang tidak memiliki integritas paripurna.

Abraham Samad Sebut KPK Tengah Hadapi Problem Pelemahan dari Luar dan Dalam
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Mantan Ketua KPK, Abraham Samad saat menjadi narasumber di Diskusi Panel yang diadakan di Fakultas Hukum UGM pada Selasa (10/9/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Setiap saat, KPK senantiasa menghadapi problem pelemahan.

Mantan Ketua KPK, Abraham Samad mengatakan, saat ini KPK bukan hanya menghadapi upaya pelemahan dari luar, namun juga dari dalam.

Pelemahan dari luar diantaranya yakni adanya teror terhadap anggota KPK dan Revisi Undangan-undangan KPK.

Sedangkan upaya pelemahan dari dalam diantaranya dengan memasukkan calon pimpinan (capim) yang tidak memiliki integritas paripurna.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

"Problem pelemahan KPK setiap saat selalu ada, baik dari luar maupun dalam. Oleh karenanya diperlukan pemimpin yang memiliki integritas," ungkapnya saat Diskusi Panel di Fakultas Hukum UGM pada Selasa (10/9/2019).

Samad menerangkan, ketika capim yang dipilih dari awal sudah bermasalah dan tidak punya integritas paripurna, tidak mungkin bisa memberikan perlindungan bagi anggotanya, justru sebaliknya, capim tersebut akan memberangus KPK itu sendiri.

Dia menjelaskan, dari awal proses pemilihan capim sudah tidak sesuai dengan Pasal 29 UU KPK, terlebih pada syarat terakhir yang mewajibkan capim harus melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), baik sipil maupun pegawai negeri.

40 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Sepakat Tolak Revisi UU KPK

Menurutnya, pemilihan capim sudah cacat Yuridis sejak awal.

"Apa dia bisa memberikan perlindungan bagi anggota KPK, tidak mungkin, justru sebaliknya. Apa yang dilakukan panitia seleksi (pansel) mengandung pelanggaran aturan yang sudah ditentukan dalam UU, ada satu poin yang tidak digunakan. Kalau sudah cacat yuridis, apapun yang dilakukan juga tetap akan catat," ungkapnya.

Menurutnya, hanya capim yang memiliki integritas paripurna lah yang mampu membuat tubuh KPK tahan terhadap hantaman. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved