Kenali 6 Tanda Anak Menjadi Korban Bullying di Sekolah

Bullying atau penindasan marak terjadi di sekolah atau lingkungan. Kasus bullying terjadi di berbagai negara dan berbahaya bagi psikologis anak.

Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Yoseph Hary W
verywellfamily.com
verywellfamily.com, Ilustrasi Bullying 

Kenali 6 Tanda Anak Menjadi Korban Bullying di Sekolah

Tribunjogja.com - Bullying atau penindasan marak terjadi di sekolah atau lingkungan. Kasus bullying terjadi di berbagai negara dan berbahaya bagi psikologis anak.

Bullying adalah perilaku agresif anak-anak sekolah yang melibatkan ketidakseimbangan kekuatan yang nyata atau yang dirasakan.

Pelaku bullying dilakukan oleh beberapa anak untuk menindas dan mengintimidasi anak lain. Mereka menganggap diri mereka lebih superior.

Dikutip dari stopbullying.gov, ada tiga jenis penindasan yang dilakukan pelaku ke korban.

Pertama bullying secara verbal seperti menggoda, memanggil seseorang dengan nama ejekan, mengejek, dan mengancam.

Kedua adalah penindasan sosial yang bermaksud menyakiti seseorang, merusak reputasi dan hubungan seseorang.

Penindasan sosial seperti memberitahu anak-anak lain supaya menjauhi seseorang, menyebarkan rumor buruk pada seseorang, memppermalukan seseorang didepan umum.

Ketiga adalah Physical bullying atau menyakiti tubuh seseorang.

Physical bullying jenisnya antara lain memukul, menendang, mencubit dan meludah seseorang.

Merampas uang atau barang seseorang dengan cara menyakiti tubuhnya.

Melakukan cara kekerasan pada seseorang untuk menyelesaikan masalah.

Dampak bullying

Dampaknya sangat berbahaya bagi kondisi psikologis anak sampai dewasa.

Dalam beberapa kasus, anak tidak mau menceritakan masalah bullying pada orang tuanya.

Bisa saja karena sebelumnya mereka diancam oleh teman-temannya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved