Sleman
Tanpa Plastik, Kantin SMPN 1 Seyegan Gunakan Piring Hingga Daun Pisang
Makanan ringan pun ditempatkan di wadah khusus. Jika pelajar ingin mengambil, maka disediakan kertas pembungkus yang dibentuk seperti pincuk.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
Salah satunya adalah jus buah yang disediakan pada hari-hari tertentu.
• Rujak Senthe dan Celeng Kewengan, Batik Langka Asal Seyegan
"Saya menyediakan bakwan malang, bakso, hingga jajanan ringan. Selain jus buah ada es buah juga," kata Rita yang sudah berjualan di kantin tersebut sejak 3 tahun lalu.
Sejak kebijakan tersebut dilakukan, Rita mengaku omzet penjualan sempat turun.
Sebab ia harus beradaptasi untuk tidak menggunakan kantong plastik.
Namun setelah terbiasa, ia mengaku saat ini justru keuntungannya lebih besar.
Sebab ia tak perlu mengeluarkan biaya operasional lebih, lantaran sudah menggunakan gelas dan piring.
"Kalau dulu kan harus beli kantong plastik setiap hari, sekarang sudah pakai gelas dan piring cukup dicuci sampai bersih. Jadi lebih hemat," papar Rita.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kepala-smpn-3-seyegan-rini-trimurti-kiri-saat-memantau-jajanan-pelajar-di-kantin-sekolah.jpg)