Kulon Progo
Dinas Pariwisata DIY Adakan Gelar Pesona Desa Wisata di Kulon Progo
Berlokasi di Embung Krapyak yang saat ini menjadi ikon bagi Desa Wisata Banjaroya, kegiatan Gelar Pesona Desa Wisata ini berlangsung dengan meriah.
Penulis: Andreas Desca | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pariwisata DIY, Minggu (1/9/2019) adakan kegiatan Gelar Pesona Desa Wisata di Banjaroya, Kalibawang, Kulon Progo.
Berlokasi di Embung Krapyak yang saat ini menjadi ikon bagi Desa Wisata Banjaroya, kegiatan Gelar Pesona Desa Wisata ini berlangsung dengan sangat meriah.
Berbagai hiburan disuguhkan mulai dari dangdut, tarian tradisional 'Dayakan', dan beberapa suguhan pentas kesenian lainnya.
• Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet
Selain suguhan kesenian, kegiatan ini juga melibatkan berbagai UMKM lokal asal desa wisata ini.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharja yang ditemui Tribunjogja.com di lokasi acara menyampaikan informasi terkait dengan pelaksanaan kegiatan ini.
"Program Gelar Pesona Desa Wisata ini memang baru dilaksanakan tahun ini. Harapannya utamanya bisa meningkatkan kunjungan wisatawan. Di kulon Progo sendiri ada 11 desa wisata dan salah satunya yakni Banjaroya ini," ujarnya.
Selain untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, Singgih juga menyampaikan bahwa kegiatan ini juga sebagai ajang untuk mengenalkan potensi lain yang dimiliki.
• BREAKING NEWS : Nenek 67 Tahun Selamat Usai Jatuh di Dasar Sumur Tua Sedalam 8 Meter di Kulon Progo
"Bukan hanya peningkatan kunjungan ke objek wisata yang dimiliki, namun potensi lainnya pun kita Kenalkan. Mulai dari budaya, lokasi wisata, kearifan lokal dan juga UMKM lokal yang nantinya juga akan menjadi penyokong desa wisata," jelasnya.
Singgih juga menambahkan bahwa dalam kegiatan ini dilibatkan juga Forum Komunikasi Desa Wisata DIY.
"Selain hal-hal yang sudah disebutkan tadi, disini kita juga melibatkan forkom desa wisata. Tujuannya yakni agar komunikasi antar desa wisata bisa terjalin," tuturnya.
"Nantinya dengan jalinan komunikasi yang kuat diharapkan bisa menjadi penghubung satu dengan yang lain, khususnya dalam kunjungan wisatawan. Jadi bisa saling merekomendasikan lokasi wisata dan saling bertukar informasi bagaimana cara pengelolaan dan promosi yang baik," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dinas-pariwisata-diy-adakan-gelar-pesona-desa-wisata-di-kulon-progo.jpg)