Fakta-Fakta Tentang Malam 1 Suro dalam Islam
Malam Suro dikenal sakral dan penuh aura mistis. Padahal sebenarnya malam 1 Suro adalah malam penuh kemuliaan untuk umat Islam.
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
Fakta-Fakta Tentang Malam 1 Suro dalam Islam
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Dwi Latifatul Fajri
Tribunjogja.com - Malam Suro dikenal sakral dan penuh aura mistis. Bahkan mitosnya malam 1 Suro konon merupakan Lebarannya makluk gaib.
Ada sebuah mitos bahwa malam satu suro menjadi malam buruk dalam satu tahun.
Bahkan kerap dikaitkan dengan penampakan dan gangguan makhluk halus.
Masyarakat kejawen jaman dahulu meyakini musibah dan bencana terjadi pada malam 1 Suro. Malam 1 Suro juga dikenal sebagai tradisi ruwatan untuk membuang sial.
Padahal sebenarnya malam 1 Suro adalah malam penuh kemuliaan untuk umat Islam.
Dirangkum dari Tribunnews.com, berikut beberapa fakta tentang malam 1 Muharram dalam Islam :
1. Bulan Muharram termasuk bulan haram
Dalam agama Islam, bulan Muharram (dikenal oleh orang Jawa dengan bulan Suro), merupakan salah satu di antara empat bulan yang dinamakan bukan haram.
Dalam firman Allah Ta’ala berikut (yang artinya), "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (suci). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu." (QS. At Taubah: 36)
Menurut Abu Bakroh, Nabi Muhammad S.A.W bersabda, "Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi.
Artinya dalam satu tahun ada 12 bulan, diantara ada empat bulan haram (suci). Bulan tersebut adalah Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban." (HR. Bukhari)
Lalu kenapa bulan tersebut disebut bulan haram? Menurut Al Qodhi Abu Ya’la ahimahullah menyebutkan ada dua makna bulan haram. Pertama bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Kedua adalah larangan berbuat buruk ditekankan karena bulan ini lebih baik dari bulan lainnya.
2. Bulan Muharram adalah Syahrullah (Bulan Allah)
Nabi Muhammad S.A.W bersabda, "Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharram. Sementara salat yang paling utama setelah shalat wajib adalah salat malam." (HR. Muslim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/fakta-fakta-tentang-malam-1-suro.jpg)