Yogyakarta

Masih Ada Pedagang Nekat Jualan di Pedestrian Malioboro

Meski Satpol PP Kota Yogyakarta rutin melakukan penertiban, masih ada pedagang yang nekat berjualan di pedestrian Malioboro.

Masih Ada Pedagang Nekat Jualan di Pedestrian Malioboro
Tribun Jogja/ Andreas Desca Budi Gunawan
Kawasan pedestrian Malioboro Yogyakarta, Selasa (27/8/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meski Satpol PP Kota Yogyakarta rutin melakukan penertiban, masih ada pedagang yang nekat berjualan di pedestrian Malioboro.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Agus Winarto mengatakan umumnya pedagang yang nekat berjualan adalah pedagang baru yang mencoba peruntungan di Malioboro.

Pedagang tersebut tentunya belum terdaftar di UPT Malioboro.

"Untuk melakukan penataan kawasan Malioboro, kami kan kerjasama dengan UPT Malioboro. Pedagang kan memang tidak boleh jualan di pedestrian Malioboro. Pasti itu pedagang baru dan pasti juga belum terdaftar di UPT Malioboro,"katanya, Kamis (29/8/2019).

Dishub Kota Yogya Berharap Warga Tak Menghambat Jalur Trans Jogja saat Uji Coba Pedestrian Malioboro

Meski sudah relatif menurun, namun masih ada pedagang yang 'ngeyel' untuk berjualan.

Untuk itu Satpol PP melakukan penertiban dan pembinaan pada pedagang yang ketahuan berjualan.

Selain mengurangi ruang pedestrian, tentu pedagang yang berjualan juga mengganggu para pejalan kaki yang datang ke Malioboro.

"Kami rutin lakukan penertiban, pagi dan malam kami melakukan patroli. Malioboro jadi lokasi yang wajib, selalu dipantau. Tetapi ya masih ada saja pedagang yang jualan,"ujarnya.

Ia melanjutkan pihaknya selalu memberikan teguran pada pedagang yang berjualan di pedestrian.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved