Kabar Terbaru Video Vina Garut : Bukti Kunci yang Bisa Tentukan Nasib Para Tersangka Selanjutnya

Pihak kepolisian akan melakukan digital forensik video Vina Garut. Pemeriksaan itu untuk mengetahui kapan video itu diambil.

Kabar Terbaru Video Vina Garut : Bukti Kunci yang Bisa Tentukan Nasib Para Tersangka Selanjutnya
Ist
Tersangka V (paling kiri) menunjukkan kamar hotel tempat satu adegan video Vina Garut diambil di kawasan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kamis (22/8/2019). 

"Mantan suaminya itu memaksa V untuk bermain dengan pria lain. Termasuk memasang mimik tersenyum karena diancam," ujarnya.

Ia menambahkan, tersangka V mulai dipaksa berhubungan dengan pria lain pada 2017 saat berumur 17 tahun.

Hubungan itu terus dilakukan selama setahun hingga 2018.

"Ini yang kami akan terus dalami. V ini kan jadi korban. Makanya sekarang kami minta penangguhan penahanan," katanya.

Polisi tolak penangguhan penahanan

Permintaan penangguhan penahanan yang diajukan tersangka pemeran video Vina Garut, V dan W, ditolak kepolisian.

Namun kuasa hukum kedua tersangka belum menerima jawaban resmi dari Polres Garut.

"Sampai sekarang belum ada surat balasan dari Polres Garut. Kami juga masih menunggu," ucap Budi Rahadian, pengacara V saat dihubungi, Rabu (28/8/2019).

Ia mengaku baru mendengar kabar penolakan penangguhan itu dari media.

Namun secara resmi balasan itu baru akan diterima hari Kamis (29/8/2019).

"Besok saya baru akan ke Polres untuk menanyakan perkembangannya. Mau memastikan permintaan itu benar ditolak atau tidak," katanya.

Pihaknya juga sudah meminta bantuan ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Garut untuk memberi pendampingan kepada V.

"Utamanya untuk pendampingan psikologis dan medisnya. Tersangka itu seorang perempuan dan hemat kami sebagai korban dalam kasus ini," ujarnya.

Ajuan pendampingan itu juga masih menunggu jawaban.

Saat ini tersangka V ditahan Polres Garut di Rutan Garut.

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng membenarkan jika permintaan penangguhan penahanan ditolak.

Hal itu berdasarkan sejumlah pertimbangan.

"Dua alat bukti sudah terpenuhi dan pasal yang disangkakan juga sudah memenuhi unsur," ucap Maradona.

Selain itu, pihaknya khawatir kedua tersangka akan melarikan diri atau mengulangi perbuatan serupa.

Hingga kini, keduanya masih menjadi tahanan Polres Garut.

"Belum ada pertimbangan yang dapat mendukung permohonan itu ( penangguhan penahanan, Red)," katanya. (*)

--

Sumber :
Tribun Jabar - UPDATE Soal Penangguhan Penahanan Tersangka Pemeran Video Vina Garut, Pengacara Minta Bantuan P2TP2A

Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved