Bantul

Nasib PPPK di Bantul Masih Belum Jelas

Nasib 177 guru honorer K2 yang lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masih belum jelas.

Tayang:
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Nasib 177 guru honorer K2 yang lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masih belum jelas.

Setelah sekitar Mei lalu dinyatakan lolos seleksi, hingga kini mereka belum mendapat SK pengangkatan.

Sekda Bantul Helmi Jamharis mengatakan memang masih belum ada info kelanjutan dari pusat. Pemkab hanya bisa menunggu.

"Yang 177 masih belum ada informasinya sampai sekarang seperti apa," katanya Rabu (28/8/2019).

Akhir Tahun, Pemkab Bantul Akan Lelang Tiga Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

"Ya kita tunggu saja dari Kementerian PAN-RB. Intinya apapun rekomendasinya kami akan siap untuk menindaklanjuti. Sudah sejak Mei kalau nggak salah, cukup lama juga," lanjutnya.

Namun soal anggaran untuk gaji PPPK ini, pemkab telah siap. "Anggaran juga sudah tersedia untuk pembayaran mereka kira-kira Rp5 miliar sampai dengan akhir tahun 2019," terangnya.

Helmi menambahkan, untuk seleksi CPNS dan PPPK yang akan dibuka lagi juga masih menunggu informasi dari pusat. Pemkab telah mengusulkan formasi untuk CPNS dan PPPK.

"Yang terbanyak masih pada jabatan fungsional guru dan tenaga kesehatan. Kalau jadwal yang menentukan pemerintah pusat. Kita tinggal melaksanakan saja," ungkapnya.

Pendaftaran CPNS/PPPK 2019 - Peluang Honorer dan Peserta CPNS 2018 yang Gagal di Fase Akhir

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Danu Suswaryanta menyebut, formasi PPPK yang diusulkan kurang lebih sama dengan formasi CPNS.

"Selain itu juga PPPK, hampir sama dengan PNS. Tapi banyak yang PPPK daripada PNS," paparnya.

Sebab kenapa lebih banyak PPPK, kata Danu karena sudah menjadi kebijakan dari pusat.

"Memang karena kebijakan dari pusat begitu. Lebih banyak PPPK daripada PNS," ujarnya.

Sementara untuk pembukaan seleksi, masih akan menunggu keputusan dari Kemenpan RB. "Dibukanya masih menunggu dari pusat dari Menpan RB.

Usulan formasinya sudah kita entry di SIPP-nya Menpan, supaya menjadi bahan kebijakan pusat," terangnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Bantul Totok Sudarto mendorong para guru honorer K2 yang belum lolos di seleksi PPPK sebelumnya untuk mendaftar kembali.

"Mohon nanti yang sudah lebih dari 35 tahun mendaftar. Seperti kemarin diberi kesempatan, kurang, tidak banyak yang mendaftar. Silakan penuhi syaratnya lalu mendaftar," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved