Kota Yogyakarta
DPMPPA Kota Yogya Lakukan Pemberdayaan Ekonomi Melalui Gender Corner
Gender Corner merupakan upaya untuk mendekatkan layanan terkait informasi, konsultasi, edukasi, dan literasi tentang gender.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak (DPMPPA) Kota Yogyakarta melakukan pemberdayaan ekonomi melalui gender corner.
Kepala DPMPPA Kota Yogyakarta, Edy Muhammad mengatakan, Gender Corner merupakan upaya untuk mendekatkan layanan terkait informasi, konsultasi, edukasi, dan literasi tentang gender.
• Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet
Namun selain memberikan edukasi, DPMPPA Kota Yogyakarta melalui gender corner juga melakukan pemberdayaan perempuan melalui aspek ekonomi.
Menurutnya kehadiran gender corner ini disambut baik oleh masyarakat.
"Melalui gender corner kami berikan edukasi, konsultasi. Ada yang konsultasi soal kekerasan dalam rumah tangga, dan konsultasi yang lain. Kami juga sediakan konselor yang mumpuni," katanya pada Tribunjogja.com, Rabu (27/8/2019).
"Sekaligus Gender Corner juga melakukan pemberdayaan perempuan yang berkaitan dengan ekonomi, yaitu ikut dalam akses pemasaran supaya dikenal khalayak luas. Dan Alhamdulillah respon masyarakat baik, dan rintisan usaha binaan kami cukup banyak," sambungnya.
• Guyub Rukun Muda-mudi Dusu Kemloko Gelar Perayaan HUT Kemerdekaan Ke-74 RI
Ia mengungkapkan ada sekitar 60 hingga 80 rintisan usaha binaan DPMPPA melalui gender corner.
Menurutnya melalui gender corner bisa membantu rintisan usaha untuk lebih dekat dengan pasar.
Hal itu karena selama ini gender corner selalu hadir dalam dalam acara-acara, satu di antaranya car free day.
Sebagai rintisan usaha, tentu perlu pendampingan. DPMPPA Kota Yogyakarta melakukan pendampingan selama tiga tahun.
• 9 Rekomendasi Restoran Pasta dan Pizza di Kota Yogyakarta
Tahun pertama adalah pembinaan tentang usaha, tahun kedua penguatan kelompok usaha, dan tahun ketika pada penguasaan pemasaran.
Dengan pendampingan dan pemberdayaan, Gender corner dianggap membantu.
Apalagi didukung dengan program pemerintah, satu di antaranya gandeng gendong.
Dengan adanya sinergitas, ia yakin rintisan usaha bisa berkembang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kota-yogya_20180731_185714.jpg)