Pendidikan

Mahasiswa Untidar Kembangkan Singkong Jadi Makanan Kekinian, Sebulan Omzetnya Capai Rp 15 juta

Pihaknya juga bekerjasama dengan pusat toko oleh-oleh di Kecamatan Salam, Toko Karunia Jaya. Pemasaran juga melalui media online.

Mahasiswa Untidar Kembangkan Singkong Jadi Makanan Kekinian, Sebulan Omzetnya Capai Rp 15 juta
Istimewa
Mahasiswa Universitas Tidar di Magelang tengah mengolah singkong jadi produk makanan yang laris nan kekinian yakni Getuk aneka rasa, Singkong Kepal Crispy (SiPalPy), dan Singkong Keju (Sikoke) di rumah Produksi Etha di Ndaleman, Gondosuli, Muntilan, Magelang, Minggu (25/8/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Mahasiswa Universitas Tidar di Magelang berhasil mengembangkan singkong jadi produk makanan yang laris nan kekinian yakni Getuk aneka rasa, Singkong Kepal Crispy (SiPalPy), dan  Singkong Keju (Sikoke). Produk makanan ini menghasilkan omset puluhan juta rupiah.

Mereka adalah Fimarizki, Mahasiswi Program Studi Pendidikan IPA Universitas Tidar Magelang; Ulinnuha Ahmad Rifai, Arina Novia Dewi, Camila Azzahramadanti dan Diah Rosita.

Kelima mahasiswa ini mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) untuk mengembangkan makanan ini.

Ketatnya SBMPTN Untidar, 13.460 Pendaftar, Hanya 970 yang Diterima

Salah seorang tim, Fimarizki, mengatakan, ide dari produk singkong ini dari PMW tahun 2017.

Produk dan proposal tentang olahan singkong telah dua kali lolos seleksi PMW tingkat Fakultas.

Mereka kemudian mendapatkan pendanaan untuk mengembangkan produk singkong ini.

"Awalnya, kami berpikir singkong ini kurang diminati oleh masyarakat, terutama generasi milenial. Padahal di Magelang sendiri produksi singkong banyak, tapi harga jual rendah. Kami pun berpikir membuat olahan dari singkong. Bentuknya makanan beku. Produk bisa awet dua bulan kalau di mesin pendingin," katanya.

Ada dua produk yang dikembangkan Singkong Kepal Crispy (SiPalPy) dan Singkong Keju (Sikoke).

Tahun 2018, ia mendapat pendanaan sebesar Rp 2,4 juta pada bulan Juni 2018 dengan produk Singkong Kepal Crispy (SiPalPy) dan Rp 2,3 juta pada tahun 2019 dengan produk Singkong Keju (Sikoke).

Tiga Mahasiswa Untidar Teliti Limbah Kulit Kacang Tanah Jadi Produk Prebiotik Alternatif

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved