Putera Pertama GKR Hayu dan KPH Notonegoro Diberi Nama RM Suryo
Putera Pertama GKR Hayu dan KPH Notonegoro Diberi Nama Raden Mas Manteyyo Kuncoro Suryonegoro
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - GKR Hayu, puteri keempat Sri Sultan Hamengku Buwono X, telah melahirkan buah cintanya dengan KPH Notonegoro pada Minggu 18 Agustus 2019.
Cucu keenam Sri Sultan Hamengku Buwono X ini diberi nama Raden Mas Manteyyo Kuncoro Suryonegoro yang lahir secara normal di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.
"Saat ini kondisi ibu dan bayi sehat dan telah berada di kediaman pribadi keluarga Sri Sultan di Keraton Kilen," ujar Kawedanan Hageng Paniterapura Penghageng Keraton Yogyakarta GKR Condrokirono dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Sabtu (24/8/2019).
Sebelumnya, GKR Hayu dirawat di Delivery Suite Instalasi Maternal- Perinatal dan rawat gabung di Paviliun Amarta RSUP Dr. Sardjito sejak Minggu dini hari.
Proses kelahiran putera pertama GKR Hayu berjalan lancar setelah menunggu selama kurang lebih lima jam didampingi oleh KPH Notonegoro beserta GKR Mangkubumi di dalam ruang kelahiran.
• Video Viral Ofi Menangis Saat Didi Kempot Nyanyikan Lagu Cidro, Ternyata Ini Penyebabnya
Sementara GKR Condrokirono dan GKR Bendoro menunggu di ruang tunggu kelahiran.
Sri Sultan beserta GKR Hemas tiba di RSUP Dr Sardjito Minggu pagi pukul 08.00 WIB disambut oleh Bagian Hukmas sebagai perwakilan manajemen RSUP Dr. Sardjito di Delivery Suite Lounge-Instalasi Maternal Perinatal RSUP Dr. Sardjito
GKR Hayu & KPH Notonegoro menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada dr Rukmono Siswishanto Sp.OG (K) M. Kes, para perawat, dan staf RSUP. Dr Sardjito yang dengan profesional telah membantu proses persalinan.
Juga disampaikan terima kasih tak terhingga kepada kerabat, kolega dan seluruh masyarakat yang turut membantu dan mendoakan yang terbaik untuk putera pertama pasangan Penghageng Tepas Tandha Yekti & Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kridhomardowo, Keraton Yogyakarta tersebut.
"Harapan dari kedua orangtua semoga Raden Mas Suryo (Raden Mas Manteyyo Kuncoro Suryonegoro) tumbuh sehat berguna bagi nusa bangsa dan negara," ujarnya. (Tribunjogja I Noristera Pawestri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/upacara-tingkeban-sebagai-simbol-pelestarian-budaya-jawa.jpg)