Polisi Buru Pemasok Data Kependudukan yang Dijual secara Online, Diduga di Jawa Timur

Bareskrim Polri mendeteksi terduga pemasok data kependudukan, yang dijual melalui situs temanmarketing.com, berada di Jawa Timur.

Polisi Buru Pemasok Data Kependudukan yang Dijual secara Online, Diduga di Jawa Timur
Kompas.com/Devina Halim
Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes (Pol) Rickynaldo Chairul (paling kiri) saat konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan 

TRIBUNJOGJA.COM - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mendeteksi terduga pemasok data kependudukan, yang dijual melalui situs temanmarketing.com, berada di Jawa Timur.

Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes (Pol) Rickynaldo Chairul mengungkapkan, saat ini penyidik masih memburu terduga pelaku yang berinisial ‘I’ tersebut.

"Belum (ditangkap), dia kan pakai akun anonymous, jadi enggak gampang melacaknya," ujar Rickynaldo saat ditemui di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2019).

Menurutnya, informasi itu diketahui berdasarkan keterangan tersangka. Tersangka yang dimaksud berinisial C (32).

Tersangka C ditangkap di daerah Cilodong, Depok, Jawa Barat, pada 6 Agustus 2019. Tersangka C adalah penjual data kependudukan di situs tersebut.

Penyidik, kata Rickynaldo, juga sedang mendalami pekerjaan ‘I’. "Justru kita masih dalami itu siapa, asli apa enggak, sementara ini masih anonim," tutur dia.

Jika telah mendapatkan terduga pelaku tersebut, polisi baru akan mengembangkan penyidikan untuk menemukan tersangka lainnya.

Jutaan Data Penting

Tersangka C diketahui menyimpan jutaan data pribadi warga negara Indonesia yang terdiri dari 761.435 nomor ponsel, 129.421 kartu kredit, 1.162.864 nomor induk kependudukan (NIK), 50.854 nomor kartu keluarga (KK), dan 64.164 nomor rekening.

Berdasarkan keterangan tersangka, jutaan data kependudukan warga negara Indonesia itu tidak didapatkan dengan membobol pusat data kependudukan pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved