Yogyakarta

BREAKING NEWS : Wali Kota Yogya Temui Gubernur DIY Soal OTT KPK

Pertemuannya dengan Sultan HB X ini terkait dengan kasus OTT KPK yang juga sempat menyeret dua ASN di Pemkot Yogya sebagai saksi.

BREAKING NEWS : Wali Kota Yogya Temui Gubernur DIY Soal OTT KPK
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti 

TRIBUNJOGJA.COM - Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti menemui Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di kompleks Kepatihan, Kamis (22/8/2019).

Haryadi mengatakan, pertemuannya dengan Sultan HB X ini terkait dengan kasus OTT KPK yang juga sempat menyeret dua ASN di Pemkot Yogya sebagai saksi.

“Saya sowan (ke Gubernur) melaporkan dua hal. Beliau memberikan saya petunjuk untuk hati-hati, konsolidasi dan fokus pada pekerjaan yang sedang dan akan dilaksanakan. Selain itu, juga memberi semangat agar jangan nglokro, takut, paranoid. Ke depan harus mengutamakan prinsip hati-hati,” kata Haryadi saat itemui Tribunjogja.com, Kamis (22/8/2019).

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Pihaknya juga melaporkan dua ASN yang sempat diperiksa AL, Kabid Sumber Daya Air (SDA) DPUPKP Kota Yogyakarta dan BAS, Pokja Badan Layanan Pengadaan (BLP) Setda Kota Yogyakarta sudah kembali ke rumahnya.

“Mereka hanya pada level saksi dan sudah pulang ke rumah masing-masing. Namun, memang belum bisa datang ke kantor. Mulai Senin mereka akan kembali bekerja,” ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus meminta ASN untuk mawas diri meskipun kejadian ini tak melibatkan ASN Pemkot.

Selain itu, dia juga berharap para ASN bisa lebih berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan yang menjadi komitmen.

“Kami juga akan menyegarkan komitmen mereka pada pakta integritas. Menciptakan suasana kondusif dan menghindari tindakan-tindakan melanggar hukum,” paparnya.

BREAKING NEWS : Kejati DIY Sudah Kirim Surat Pemberhentian Sementara Oknum Jaksa Terlibat Korupsi

Untuk kelanjutan proyek menyebabkan KPK melakukan OTT di Solo, Haryadi pun akan melaksanakan dua opsi.

Satu di antaranya adalah melanjutkan proyek tersebut dengan didahului konsultasi pihak inspektorat dan biro hukum pada KPK.

Selain itu, pihaknya akan mengundang dan menemui pemenang lelang proyek PT Widoro Kandang untuk kelanjutan proyek ini.

Perlu diketahui, pekerjaan tersebut terkait dengan proyek Rehabilitasi SAH Supomo Cs dengan pagu Rp 10,89 miliar dan dalam lelang dimenangkan kontraktor yang bersangkutan dengan nilai penawaran Rp 8,3 miliar.

“Itu pembangunan saluran air hujan. Informasi yang sudah saya terima sudah keluar uang mukanya. Silakan dikonfirmasi,” jelasnya. (*)

Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved