Yogyakarta

BREAKING NEWS : Kejati DIY Sudah Kirim Surat Pemberhentian Sementara Oknum Jaksa Terlibat Korupsi

Kejati DIY telah mengirimkan permohonan untuk pemberhentian sementara kepada oknum Jaksa TP4D ES yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di KPK.

BREAKING NEWS : Kejati DIY Sudah Kirim Surat Pemberhentian Sementara Oknum Jaksa Terlibat Korupsi
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY telah mengirimkan  permohonan untuk pemberhentian sementara kepada oknum Jaksa Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) ES yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di KPK.

Kepala Kejaksaan Tinggi DIY Erbagtyo Rohan juga menyebut prihatin atas kejadian operasi tangkap tangan (OTT) ini dan meminta maaf pada Sultan Hamengku Buwono X serta masyarakat Yogyakarta atas kejadian ini.

“Langkah-langkah yang kami tempuh diantaranya adalah mengirimkan surat pemberhentian sementara dengan tidak dengan hormat. Kami masih menunggu proses kekuatan hukum tetap,” ujar Kajari DIY kepada wartawan usai penandatanganan MoU dengan Pemda DIY di Pracimosono, Kamis (22/8/2019).

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Dia menjelaskan, untuk proses hukum ini nantinya menunggu kekuatan hukum tetap dan untuk lamanya juga tergantung pada proses.

Pihaknya mengatakan, telah melaksanakan pemeriksaan internal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami sudah melangkah dan melaksanakan ketugasan sesuai SOP. Kami ingatkan teman-teman jaksa lain untuk bertugas sesuai aturan,” jelasnya.

Dia menjelaskan, dari pemeriksaan tidak ada masalah dengan instrument TP4D.

Hal ini merupakan murni dari perbuatan oknum jaksa tersebut.

BREAKING NEWS : Kantor DPUPKP Kota Yogya Dijaga Ketat oleh Polisi

Dia mengatakan, kejadian OTT ini menimbulkan keprihatinan bersama dan menciderai instansinya.

“Ini murni tindakan pribadi dan bukan kesalahan pada instrumen TP4D. Hal ini sudah kami klarifikasi dengan anggota lain,” paparnya.

Sementara itu, pada saat MoU dengan Pemda DIY, Erbagtyo juga meminta maaf atas kesalahan oknum jaksa tersebut.

“Dalam kesempatan ini, izinkan kami menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur dan masyarakat Yogya atas sikap perbuatan salah seorang staf kami yang tercela. Kejadian ini membuat masyarakat menjadi tidak nyaman.  Kami mohon maaf sebeaar-besarnya,” ulasnya. (*)
 

Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved