Yogyakarta

Sultan Harapkan SPAM KAmijoro Penuhi Kebutuhan Air Minum Dua Kabupaten

Sultan HB X menyebut hilangnya mata air yang berasal dari lereng Merapi karena erupsi 2004 dan 2010 yang cukup besar membuat DIY harus bekerja ekstra

Sultan Harapkan SPAM KAmijoro Penuhi Kebutuhan Air Minum Dua Kabupaten
Tribun Jogja/ Amalia Nurul Fanthonaty
Ilustrasi: Pengunjung menikmati suasana taman Bendung Kamijoro, Kamis (7/2/2019) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kamijoro nantinya bisa memberikan fasilitas air untuk masyarakat di Kabupaten Bantul, Kulon Progo serta Yogyakarta Internasional Airport (YIA).

Terlebih tahun 2025 mendatang, DIY harus menyediakan suplai air 25.000 sampai 27.000 liter/detik karena jumlah penduduk DIY diperkirakan mencapai 4 juta jiwa.

“Pelayanan ini merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Oleh karena itu koordinasi dan sinkronisasi kebijakan serta sinergitas dalam pengembangan proyek ini sangat diperlukan,” ujar Sri Sultan HB X dalam Penyiapan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kamijoro, di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (21/08/2019).

Aliran dari Bendung Kamijoro Menjangkau 2000 Hektare Lahan Pertanian Bantul

Gubernur DIY menandatangani perjanjian induk tentang Penyediaan Fasilitas Penyiapan Proyek dan Pendampingan Transaksi bersama dengan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko, Kementerian Keuangan RI, Luki Alfirman. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Kemenkeu dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur, Erwin Syahruzad terkait Perjanjian Penugasan Khusus untuk melaksanakan Fasilitas dalam rangka Penyiapan Proyek dan Pendampingan Transaksi.

Penandatangan dilanjutkan antara Gubernur DIY dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur berisi tentang MoU Pelaksanaan Fasilitas Penyiapan Proyek dan Pendampingan Transaksi dan dilanjutkan dengan MoU antara Gubernur DIY dengan Bupati Bantul, Suharsono dan Bupati Kulon Progo, Sutedjo berisi Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum Regional Kamijoro.

Kesepakatan bersama ini dimaksudkan untuk mewujudkan sinergi dalam penyelenggaraan SPAM Regional Kamijoro dan mempercepat penyelenggaraan, mensinergikan, meningkatkan efisiensi, efektifitas dan produktifitas SPAM Kamijoro dalam menyediakan air minum untuk masyarakat.

Sri Sultan yakin, dengan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, akan bisa menaikan taraf ekonomi.

Dalam sambutannya, Sultan HB X menyebutkan, investasi Sumber Daya Air membutuhkan investasi yang tidak murah.

Untuk itu, Gubernur DIY tersebut mengimbau pada Pemkab dan Pemkot untuk bisa melakukan pengelolaan air dengan sebaik-baiknya.

Pengembangan Kawasan Bendung Kamijoro Perlu Kerja Sama dengan Masyarakat

Untuk itu tak hanya Kamijoro, namun Gubernur DIY juga mendorong pengadaan air melalui Bumdes.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved