Revitalisasi Trotoar Jalan Sudirman, Pemkot Terkendala Keberadaan Kabel Fiber Optik

Revitalisasi Trotoar Jalan Sudirman, Pemkot Terkendala Keberadaan Kabel Fiber Optik

Revitalisasi Trotoar Jalan Sudirman, Pemkot Terkendala Keberadaan Kabel Fiber Optik
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Proses revitalisasi Jalan Sudirman terus berlangsung.

Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Umi Akhsanti mengatakan bahwa saat ini dilakukan pekerjaan untuk ducting atau menata kabel Fiber Optic (FO) yang saat ini ada di atas untuk masuk ke dalam tanah.

"Selain ducting, di sisi selatan kami juga mengerjakan drainase. Kendala yang kita hadapi ada beberapa utilitas yang berada di bawah pedestrian. Selain itu juga ada beberapa tiang FO yang berada di jalur yang sedang kita gali," ungkapnya, Senin (19/8/2019).

Umi mengatakan, untuk tiang FO yang berada di area penggalian, maka dilakukan penggeseran tiang. Sementara untuk utilitas bahwa tanah, dalam hal ini PDAM dan FO, ditempatkan di kedalaman yang berbeda sehingga tidak mengganggu pelayanan ke warga.

"Utilitas yang sudah ada di kedalaman 1,5 meter. Kalau drainase kita 1,2 meter, sementara ducting di kedalaman 0.8 meter," ucapnya.

Polda Pastikan Kondisi Keamanan di DIY Kondusif, Tidak Terpengaruh Kerusuhan di Papua

Ia mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada peta utilitas bawah tanah sehingga keberadaan jaringan tersebut baru terlihat ketika proses penggalian dilakukan.

"Ini nanti setelah kabel FO masuk ke dalam, tinggal tiang PLN dan satu tiang untuk crossing yang masih ada di atas permukaan," ucapnya.

Umi menambahkan, setelah proses ducting selesai maka tahapan selanjutnya adalah membuat pulau-pulau taman yang dikerjakan secara simultan dengan pengecoran lantai pedestrian.

Disinggung mengenai jalur difabel yang nantinya tidak hanya membentang di pedestrian melainkan juga mengarah masuk ke setiap titik usaha sepanjang Jalan Sudirman, Umi membenarkan.

"Iya. Tapi kami masih koordinasi dengan pelaku usaha yang ada di sana karena biaya dibebankan ke masing-masing pelaku usaha," ujarnya. (Tribunjogja.com I Kurniatul Hidayah)

Penulis: kur
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved