Breaking News:

Sleman

Khawatir Terjadi Longsor, Warga Plataran Tolak Penambangan Pasir di Sungai Krasak dan Sungai Progo

Lokasi tambang adalah sedimen yang membentuk dataran di tengah sungai yang berada di wilayah perbatasan Kecamatan Tempel dengan Kecamatan Minggir.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Warga Dusun Plataran, Desa Banyurejo, Kecamatan Tempel menolak aktivitas penambangan pasir dengan alat berat di tempuran Sungai Krasak dan Sungai Progo.

Lokasi tambang adalah sedimen yang membentuk dataran di tengah sungai yang berada di wilayah perbatasan Kecamatan Tempel dengan Kecamatan Minggir.

Aktivitas tambang tersebut dikhawatirkan membahayakan lingkungan dan menyebabkan longsor.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, jika penambangan terus dilakukan maka akan menyebabkan arus Sungai Progo menjadi deras.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Keadaan itu akan mengakibatkan tergerusnya tebing penyangga Dusun Plataran akan hilang tergerus arus sungai.

"Lambat laun bisa menyebabkan wilayah Plataran longsor," ujarnya saat ditemui Tribunjogja.com.

Selain itu, aktivitas penambangan dengan alat berat terus dioperasikan saat malam.

Sehingga suara yang dihasilkan juga dikeluhkan warga karena mengganggu istirahat mereka.

Atas aktivitas itu, warga telah menyampaikan keberatan atas aktivitas penambangan tersebut ke pihak desa, agar bisa diteruskan ke instansi terkait.

Mereka berharap aktivitas penambangan dapat ditinjau ulang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved