Yogyakarta

BREAKING NEWS: Kabar Oknum Kejari Yogyakarta Kena OTT, Begini Penjelasan Kejati DIY

Ia belum bisa memberikan informasi lebih banyak, sebab pihaknya belum mendapat informasi dari tim lapangan.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
IST
Ilustrasi petugas KPK 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabar tak sedap datang dari Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta.

Dikabarkan ada jaksa yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

Aspidsus Kejati DIY, Jefferdian mengatakan saat ini Kejaksaan Tinggi DIY tengah mendalami kabar tersebut.

Ia mengaku belum mendapat informasi secara resmi terkait OTT tersebut.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

"Kami sedang mendalami, kami sedang melakukan cek personil. Sampai saat ini secara resmi kami belum mengetahui kejadian sebenarnya,"katanya saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Senin (19/8/2019) malam.

"Saat ini semua satuan di DIY sedang melakukan cek personil dan mendalami infonya," sambungnya.

Ia melanjutkan OTT tidak dilakukan di Yogyakarta.

Menurut informasi yang ia terima,OTT dilakukan di Solo.

"Kami dapat informasi di Solo (OTT). Saya baca di berita, katanya Kasi Intel dan Kasi Datun, tetapi saat ini Yogyakarta. Makanya kami sedang mendalami,"lanjutnya.

Ia pun belum mengetahui siapa saja yang terlibat.

BREAKING NEWS - KPK OTT di Yogyakarta, Amankan 4 Orang: Jaksa, PNS, dan Swasta

Kabarnya jaksa Kejari ditangkap bersama dengan pengusaha.

Ia belum bisa memberikan informasi lebih banyak, sebab pihaknya belum mendapat informasi dari tim lapangan.

"Nah itu yang kami tunggu (informasi penangkapan). Kami belum mendapat informasi dan teman di lapangan belum memberikan keterangan. Terkait dengan kasus apa juga belum tahu. Kami sedang krosecek,"ujarnya.

Sejauh ini ia belum mendapat pemberitahuan dari KPK terkait penangkapan atau informasi akan dilakukan penggeledahan di Yogyakarta.

Ia menegaskan saat ini tidak ada pemeriksaan di Yogyakarta.

"Kami belum dapat info akan ada penggeledahan. Saat ini tidak ada aktivitas di Kejati, tidak ada pemeriksaan di Yogyakarta," tegasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved