Bantul
Temuan Cacing Hati di Bantul Menurun Dibanding Iduladha Tahun Lalu
Dari total tiga jenis ternak yakni sapi, domba, dan kambing tahun lalu ada 314 temuan cacing hati. Sedangkan tahun ini turun menjadi 222 temuan.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Temuan cacing hati di Bantul saat Iduladha tahun ini menurun dibanding tahun lalu.
Dari total tiga jenis ternak yakni sapi, domba, dan kambing tahun lalu ada 314 temuan cacing hati.
Sedangkan tahun ini turun menjadi 222 temuan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pangan Kelautan Perikanan (DPPKP) Joko Waluyo mengatakan turunnya temuan cacing hati ini kemungkinan karena masyarakat sudah lebih pintar memilih kondisi ternak yang baik.
• Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah
Selain itu, DPPKP juga telah melakukan pengawasan lebih dini sebelum Iduladha.
"Tahun ini hampir dua bulan pengawasan tempat penampungan, cacing hati bisa ditekan seminimal mungkin. Tahun depan, dilakukan lebih awal lagi pengawasan kurban supaya lebih menekan lagi," katanya pada Tribunjogja.com, Kamis (15/8/2019) siang.
"Sekarang shohibul dan petani pintar memilih ternak. Tempat daging juga sudah berubah. Beberapa sudah pakai besek, kreneng, dan daun," lanjutnya.
Joko mengaku masih banyak yang memakai plastik untuk wadah daging.
Namun ia memastikan plastik yang dipakai adalah plastik bening.
"Sesuai pantauan kemarin tidak ada yang pakai plastik hitam," ujarnya.
• Puluhan Hewan Kurban di Kulon Progo Terinfeksi Cacing Hati
Pantauan kurban di Bantul kemarin dilakukan di 2.122 titik pemotongan.
Jumlah tersebut lebih banyak dari tahun lalu yakni 1.976 titik.
Selain peningkatan titik pemotongan, peningkatan hewan kurban yang dipotong juga terjadi pada sapi dan domba.
Hasil rekap final tercatat sapi di 2018 sejumlah 5.585 ekor, sedangkan 2019 ada 6.424 ekor, naik 15 persen dari 2018.
Untuk domba di 2018 ada 7.444 ekor, sedangkan di 2019 ada 8.973 ekor, naik 20,5 persen.
Sedangkan kambing mengalami penurunan 5,3 persen dari tahun lalu.
• 111 Kasus Cacing Hati Ditemukan di Kota Yogyakarta
Pada 2018 ada 5.720 ekor, dan di 2019 ada 5.421 ekor.
"Kambing turun, karena shohibul beralih ke sapi atau domba. Sapi yang meningkat lumayan," katanya.
Joko juga menambahkan, pada Iduladha tahun ini masih ada masyarakat yang membersihkan jeroan di sungai.
Ia tak menampik, beberapa masyarakat membersihkan jeroan di sungai karena faktor kekeringan.
"Di Dlingo pencucian jeroan masih di sungai karena kekeringan, seperti di Desa Terong. Memang tidak ada air, jadi dicuci di Sungai Oya," ungkapnya.
"Lainnya ada tapi sudah menurun. Karena kami sebelumnya sudah sosialisasi tentang penanganan ternak kurban," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/temuan-cacing-hati-di-bantul-menurun-dibanding-iduladha-tahun-lalu.jpg)