HUT ke 74 RI

Cara Unik Bung Karno Siapkan Pidato 17 Agustus: Memandang Bintang dan Bermunajat

Bung Karno punya cara unik dalam mempersiapkan pidato 17 Agustus. Ia kerap kali memandang bintang lalu bermunajat. Naskahnya kemudian ditulis tangan

Tayang:
Editor: Mona Kriesdinar
Bangka Pos
Bangka Pos, 20 Kutipan Kata-kata Bung Karno yang Terkenal 

Cara Unik Bung Karno Siapkan Pidato 17 Agustus: Memandang Bintang di Langit dan Bermunajat

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dikenal sebagai seorang orator ulung. Pidato yang disampaikannya mampu membangkitkan emosi mereka yang mendengarnya.

Tak terkecuali saat Soekarno, sering pula disapa Bung Karno, menyampaikan pidato saat peringatan Hari Kemerdekaan RI pada setiap 17 Agustus.

Meski terbiasa mempersiapkan naskah pidato atau menyampaikan pidato secara spontan, konon ada perbedaan saat Soekarno mempersiapkan pidato untuk amanat Hari Kemerdekaan.

20 Kutipan Kata-kata Bung Karno yang Terkenal, Inspirasi Ucapan di Hari Kemerdekaan 17 Agustus

Pada hari spesial itu, Soekarno yang biasa berpidato secara spontan, harus melewati perenungan panjang sebelum akhirnya berbicara saat 17 Agustus.

Memandang bintang dan bermunajat

Membuka arsip lama Kompas terbitan 11 Agustus 1965, tertulis sedikit cerita mengenai cara Bung Karno mempersiapkan amanatnya.

Kisah itu termuat pada halaman pertama dalam artikel berjudul “Tjara Bung Karno Mempersiapkan Amanat 17 Agustus”.

Contoh Ucapan HUT Kemerdekaan RI dari Kata-kata Mutiara Bung Karno yang Membangkitkan Nasionalisme

Salah satu orang dekat Bung Karno yang merupakan wartawan sekaligus penyiar RRI kala itu, Darmosugondo, mengungkapkan, Soekarno kerap memandangi bintang pada malam hari sebelum menuliskan amanat untuk disampaikan pada 17 Agustus.

Menurut kisah Darmosugondo, Soekarno keluar dari rumahnya, kemudian menatap langit secara seksama.

Ia memerhatikan bintang-bintang yang bertebaran hingga menemukan satu yang paling terang.

Darmosugondo mengatakan, saat itulah Soekarno memanjatkan doa dan memohon petunjuk kepada Tuhan untuk negeri besar yang menjadi tanggung jawabnya sebagai seorang Pemimpin Negara.

Download Logo Resmi Peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI : File Foto Resolusi Besar

Tidak hanya melandasi amanat yang akan disampaikannya dengan kekayaan spiritual, Soekarno juga turun menemui rakyat untuk memahami permasalahan konkret yang tengah dialami bangsanya.

Ketika dua hal itu sudah dilakukan, Soekarno akan menuliskan amanatnya, bukan dengan mesin tik, melainkan tulisan tangan.

Libatkan emosi hingga air mata

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved