Info Gempa BMKG

Info BMKG : Informasi Gempa Hari Ini 14 Agustus 2019

Berdasarkan info BMKG, gempa berpusat di laut tepatnya 59 kilometer Tenggara Mukomuko, Bengkulu di kedalaman 17 kilometer dengan kekuatan 5 magnitudo

Editor: Mona Kriesdinar
ist
Ilustrasi gempa bumi 

Info BMKG : Informasi Gempa Hari Ini 14 Agustus 2019

TRIBUNJOGJA.COM - Periode 14 Agustus 2019, BMKG mencatat terjadi satu kali gempa dengan magnitudo 5.

Gempa terjadi selepas tengah malam pada Rabu (14/8/2019) tepatnya pada pukul 01:38 WIB.

Adapun gempa berpusat di laut tepatnya 59 kilometer Tenggara Mukomuko, Bengkulu di kedalaman 17 kilometer dengan kekuatan 5 magnitudo.

Gempa ini dirasakan di Kota Bengkulu (MMI III), dirasakan di Lebong (MMI II - III) dan dirasakan di Mukomuko (MMI III).

Rentetan Gempa di Busur Subduksi Sunda

Adapun dalam kurun waktu bulan Agustus 2019, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah terjadi rentetan 8 kali gempa yang sumbernya berada di Busur Subduksi Sunda.

Rentetan gempa itu meliputi :

  • 2 Agustus 2019 Gempa Selatan Banten M 6,9
  • 3 Agustus 2019 Gempa Sukabumi M 4,4
  • 9 Agustus 2019 Gempa Sumba M 4,3
  • 10 Agustus 2019 Gempa Tasikmalaya dan Pangandaran M 4,0
  • 10 Agustus 2019 Gempa Tasikmalaya dan Pangandaran M 5,1
  • 11 Agustus 2019 Gempa Pariaman M 5,2
  • 11 Agustus 2019 Gempa Selatan Selat Sunda M 5,1.
  • 12 Agustus 2019 Gempa Selatan Bali dan Banyuwangi M 4,9

BMKG menyebutkan bahwa aktivitas gempa singnifikan ini tersebar dari Segmen Megathrust Mentawai-Siberut hingga Segmen Megathrust Sumba.

Diawali dengan peristiwa gempa kuat dan merusak di Banten berkekuatan M 6,9 pada 2 Agustus 2019 lalu, hingga hari ini rentetan gempa masih terus mengguncang.

Analisa BMKG

Daryono selaku Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG mengaku, rentetan gempa ini sangat menarik dicermati. Pasalnya, seluruh gempa berpusat di Zona Subduksi.

Cerita Gelombang Monster Pantai Selatan dalam Mitos Pertemuan Nyi Roro Kidul - Panembahan Senopati

"Memang ada variasi kedalaman hiposenternya, dalam hal ini ada pusat gempa yang sangat dangkal bersumber di zona subduksi muka (front subductioan) tetapi ada juga yang berada di kedalaman menengah di zona transisi antara zona Megathrust dan Benioff," ujar Daryono, kepada Kompas.com, Senin (12/8/2019).

Inilah Jejak Gempa dan Tsunami Dahsyat yang Dibangkitkan Zona Megathrust Pantai Selatan Jawa

Fenomena rentetan gempa yang terus terjadi ini diakui Daryono memancing perhatian masyarakat dan awak media, mengapa aktivitas gempa di zona subduksi akhir-akhir ini sangat aktif dan apakah merupakan aktivitas gempa pendahuluan (foreshocks)?

Menjawab pertanyaan ini, Daryono mengaku sulit menjawabnya.

Mengenal Istilah Megathrust, Gerakan Lempeng Bumi yang Bisa Timbulkan Gempa dan Tsunami Besar

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved