INFO GEMPA

Info Gempa BMKG : Pagi Ini Gempa Terasa di Yogya dan Bali

Gempa berpusat di Barat Laut Gunung Kidul dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tercatat berkekuatan 3.0 SR pada pukul 07.25 WIB.

Info Gempa BMKG : Pagi Ini Gempa Terasa di Yogya dan Bali
ist
Ilustrasi gempa bumi 

Info Gempa BMKG : Pagi Ini Gempa Terasa di Yogya dan Bali

TRIBUNJOGJA.COM - Gempa terasa di wilayah Yogyakarta pada Senin (12/8/2019) sekitar pukul 07.25 WIB.

Gempa hanya berlangsung beberapa detik saja namun terasa di wilayah Bantul.

Berdasarkan informasi dari akun twitter resmi BNPB Indonesia, gempa berpusat di Barat Laut Gunung Kidul dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tercatat berkekuatan 3.0 SR pada pukul 07.25 WIB.

"Info Gempa Mag:3.0 SR, 12-Aug-19 07:25:35 WIB, Lok:7.97 LS,110.50 BT (12 km BaratLaut GUNUNGKIDUL-DIY), Kedlmn:10 Km ::BMKG-PGR VII"

Adapun sebelumnya, gempa juga terjadi barat daya Jembrana, Bali.

Gempa terjadi pada 12 Agustus 2019 pada pukul 05.51 WIB dengan pusat di laut 181 Kilometer Barat Daya Jembrana, Bali. Kedalaman gempa 10 klometer dan dirasakan di Kuta, Denpasar, Banyuwangi, hingga Jember.

Selanjutnya 3 kali gempa susulan juga terasa.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Selain Bali, gempa juga mengguncang Samudera Hindia Selatan Jawa dengan tipe tektonik.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M 5,0 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M 4,9," kata Triyono dalam artikel kompas.com berjudul Pagi Ini, Bali Diguncang Gempa 4 Kali Gempa dan Benda-benda Bergoyang.

Pusat gempa terletak pada koordinat 9,92 LS dan 113,89 BT, atau tepatnya di laut pada jarak 189 km arah barat daya Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali pada kedalaman 68 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempang Eurasia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault)," ujarnya.

Dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Denpasar, Kuta, Banyuwangi dan Jember II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda yang digantung bergoyang).

"Hingga pukul 06.12 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3 kali gempa susulan," pungkas Triyono. (*)

Penulis: Tribun Jogja
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved