Kemenkominfo RI dan Universitas Gadjah Mada Gelar Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring perusahaan rintisan yang berkualitas dan upaya untuk menciptakan peta jalan e-commerce

Tayang:
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Muhammad Fatoni
dok.humas UGM
Gedung rektorat UGM 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelenggarakan gerakan nasional 1000 startup digital di Grha Sabha Pramana, Sabtu (10/8/2019).

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring perusahaan rintisan yang berkualitas dan upaya untuk menciptakan peta jalan e-commerce, serta ekosistem industri teknologi digital di Indonesia.

"Gerakan ini kami targetkan dapat menciptakan 1000 perusahan baru dengan total valuasi bisnis senilai USD10 miliar pada 2020," kata Lis Sutjiati, Staf Khusus Menteri Kominfo dalam sambutannya.

Lis menerangkan, upaya ini merupakan langkah awal bagi pemerintah untuk menciptakan masa depan ekonomi digital tanah air.

Strategi yang dijalankan adalah dengan mentoring dan pembinaan intensif serta fondasi digital yang kuat.

Sebanyak 4000 peserta nantinya akan mengikuti seminar dengan fokus pembahasan seputar kewirausahaan.

Setelah itu, akan dilanjutkan dengan memboyong 2000 peserta terpilih ke tahapan lokakarya.

Tahapan lokakarya akan dilanjutkan dengan sesi hacksprint yang diikuti 1000 peserta untuk menghasilkan prototype produk dari ide solusi aplikasi.

Kemudian, 500 orang pilihan akan ikut sesi mentoring mendalam untuk menyiapkan strategi peluncuran produk.

"Sesi terakhir nantinya akan diikuti sebanyak 200 peserta terpilih dengan kegiatan inkubasi selama tiga bulan setiap tahun. Sehingga dalam kurun waktu lima tahun kami targetkan akan tercipta 1000 startup digital," jelasnya.

Rektor UGM, Panut Mulyono, mengatakan pihaknya mendukung dan mengapresiasi upaya pengembangan semangat kewirausahaan di kalangan kaum muda.

Dukungan ini ditunjukkan dengan ribuan anak muda UGM yang ikut serta berpartisipasi.

Tercatat, sebanyak 2324 kaum muda melakukan pendaftaran pada acara tersebut.

"Kami harap kegiatan entrepreneurial ini diharapkan menjadi mesin lokomotif penciptaan kreator lokal yang bekerjasama untuk menghasilkan karya inovatif," kata Panut. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved