Kemeriahan Merti Dusun Sompok Bantul, Prosesi Wujud Syukur dan Upaya Menjaga Tradisi Kebudayaan

Upacara adat Merti Dusun di Sompok diawali dengan kirab budaya yang diikuti oleh masyarakat

Kemeriahan Merti Dusun Sompok Bantul, Prosesi Wujud Syukur dan Upaya Menjaga Tradisi Kebudayaan
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Warga dusun Sompok, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Bantul berdiri melingkar di gunungan sayur mayur. Mereka berdoa dalam upacara adat Merti Dusun, Minggu, (4/8/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ratusan warga dusun Sompok, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Bantul menggelar kirab budaya, Merti Dusun, Minggu, (4/8/2019).

Upacara adat sepuluh tahunan itu dilaksanakan sebagai wujud syukur kepada Tuhan, serta menghidupkan kebudayaan dan sekaligus harapan, menuju masyarakat sejahtera.

"Merti dusun di Sompok dilakukan 10 tahun sekali. Tujuannya, untuk memperingati kebudayaan. Dengan harapan dusun lebih maju. Masyarakat lebih sejahtera," kata panitia Merti Dusun, Devik Ardiyanto, ditemui di sela acara.

Upacara adat Merti Dusun di Sompok diawali dengan kirab budaya yang diikuti oleh masyarakat, termasuk di antaranya ada pasukan Bregada dan puluhan kendaraan penggiling padi.

Iring-iringan kendaraan penggiling padi menurut dia sebagai simbol kemandirian dan swasembada pangan masyarakat.

"Kami ingin alat-alat pertanian di Sompok maju," tuturnya.

Di dalam barisan kirab juga terdapat gunungan hasil bumi, berupa sayur mayur.

Masyarakat setempat mengarak gunungan dan kendaraan penggiling padi keliling kampung, sejauh 1,5 kilometer.

Dimulai dari perbatasan dusun di sebelah barat, menuju perbatasan sebelah timur.

"Gunungan sayur mayur ini merupakan hasil bumi, simbol kekayaan dari masyarakat," terang dia.

Memeriahkan acara, sejumlah kesenian turut pula dipentaskan.

Antara lain, tari edan-edanan, gejog lesung, hingga Jathilan.

Upacara adat ditutup dengan doa bersama, kemudian diakhiri dengan tradisi rebut gunungan.

Gunungan sayur mayur yang telah didoakan itu ludes diperebutkan oleh segenap warga dalam hitungan menit.  (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved