Festival Paseban di Bantul Akan Libatkan Ratusan Pelaku Seni dan Para Pedagang Kaki Lima

Festival tahunan ini rencananya akan digelar selama dua hari, dari tanggal 26 - 27 Juli 2019.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul Nugroho, Eko Setyanto (tengah pegang mic), saat jumpa pers terkait festival Paseban, Rabu (23/7/2019) 

Sebelum pembukaan, kegiatan diawali dengan video mapping dilanjutkan dengan Jathilan Diponegaran sebagai Jathilan khas Bantul.

Pukul 20.11 WIB ada pertunjukam dari flashmob fire dance.

Kemudian dilanjutkan dengan penampilan Nanda Candra, Dhimas Tedjo dan hari pertama ditutup dengan penampilan dari Sruti Respati.

Hari kedua, Sabtu 27 Juli 2019, festival Paseban dimulai sore hari pukul 15.30 WIB.

Pada kegiatan hari kedua ini akan ada penampilan Reog dari sanggar Binomurti, Jathilan dari sanggar Puspo Warno, Karawitan anak dan lomba dolanan anak.

"Ada permainan tradisional, seperti egrang, Bakyak dan lainnya yang disana kita lombakan secara spontan. Langsung kita umumkan pemenangnya," terang Nugroho.

Sementara pada malam harinya, masih di hari kedua, akan kembali ada pertunjukan video mapping, kemudian dagelan Mataram, Om Wawes, dan ditutup dengan penampilan dari Jogja Hip Hop Foundation (JHF). (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved