Trenggalek Meroket

Tari Jaranan Turonggo Yakso, Kesenian Asli Trenggalek yang Tetap Lestari Hingga Era Milenial

Tari Jaranan Turonggo Yakso, Kesenian Asli Trenggalek yang Tetap Lestari Hingga Era Milenial

Tari Jaranan Turonggo Yakso, Kesenian Asli Trenggalek yang Tetap Lestari Hingga Era Milenial
Surya
Tari Jaranan Turonggo Yakso, kesenian asli Kabupaten Trenggalek 

Tari Jaranan Turonggo Yakso, Kesenian Asli Trenggalek yang Tetap Lestari Hingga Era Milenial

TRIBUNJOGJA.COM - Kabupaten Trenggalek adalah satu dari sekian banyak daerah di Jawa Timur yang kaya akan kesenian.

Jaranan Turonggo Yakso adalah satu diantara banyak kesenian asli kabupaten yang saat ini dipimpin boleh Bupati M Nur Arifin ini. Tarian ini tetap lestari dan bisa dinikmati pertunjukannya di era milenial.

Jaranan Turonggo Yakso berasal dari  Kecamatan Dongko.

Jaranan Turonggo Yakso bercerita tentang raksasa yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Raksasa itu akhirnya bisa dikendalikan oleh kesatria.

Dalam pertunjukan, Turonggo Yakso digambarkan dengan penari jaranan bertopeng raksasa.

“Turonggo itu artinya jaranan. Sementara yakso itu artinya buto atau raksasa. Memang identitas tarian itu pada jaranan berkepala raksasa,” kata Agung Susilo, salah satu pecinta seni tari di Kabupaten Trenggalek, Minggu (14/7/2019).

Sejarah tarian ini tak dapat dilepaskan dari upacara Baritan.

Menurut kisah yang ada, upacara itu dilaksanakan warga sebagai ritual setelah panen raya.

Halaman
123
Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved