Yogyakarta

JAS 2019 Kembali Digelar

Event yang digagas oleh Lanud Adisucipto dan Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) DIY ini tentu sudah ditunggu oleh masyarakat DIY dan para wis

JAS 2019 Kembali Digelar
istimewa
Mayor Penerbang Adi Putra Buana selaku Wakil Ketua JAS 2019 bersama sejumlaj elemen penyelenggara JAS 2019 dari FASI DIY dan Lanud Adisucipto saat berkunjung ke Kantor Tribun Jogja, Selasa (16/7/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jogja Air Show (JAS) 2019 dipastikan kembali digelar pada tanggal 16, 17, 18 dan 24-25 Agustus 2019.

Event yang digagas oleh Lanud Adisucipto dan Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) DIY ini tentu sudah ditunggu oleh masyarakat DIY dan para wisatawan lokal maupun luar daerah.

Kawasan pesisir pantai selatan Bantul masih menjadi lokasi pelaksanaan JAS 2019 seperti Depok Airstrip, Pantai Parangtritis, Parangkusumo dan satu tempat lagi di wilayah Gunung Kidul bernama Bukit Sriten.

Ratusan atlet aerosport lokal maupun manca dan penerbang dari Lanud Adisucipto akan dilibatkan dalam event kali ini.

Jogja Airport Resto, Sensasi Menikmati Kuliner di Atas Pesawat

“JAS 2019 akan menampilkan lomba olahraga dirgantara diantaranya microlight, aeromodeling, paramotor, terbang layang, gantole, terjun payung dan layang-layang. Juga penampilan Jupiter Aerobatik Team, Solo Aerobatik pesawat Pits dan Manuver Grob 120 TPA,” kata Mayor Penerbang Adi Putra Buana selaku Wakil Ketua JAS 2019.

Pria yang juga menjabat sebagai Kasi Binpotdirga Lanud Adisucipto Yogyakarta ini mengatakan, yang istimewa dari gelaran JAS kali ini adalah upaya memecahkan rekor menarik banner JAS 2019 sepanjang 1250 meter memakai pesawat trike dan demo menggunakan pesawat tempur F-16 yang juga layak untuk ditunggu.

Juga komunitas pilot drone dan lampion yang sengaja digandeng panitia JAS supaya bisa ikut berpartisipasi.

Harapannya, para pilot drone dan warga yang biasa menyalakan lampion bisa mendapat pengetahuan dan pengertian terkait aturan dan tata cara pengoperasian drone agar tidak membahayakan dunia penerbangan.

Pasukan Drone Ikut Bantu Cari Tubuh Eks Pemain PSS Ferry Anto yang Tenggelam di Pantai Baru

Melalui gelaran JAS 2019 kali ini, diharapkan kunjungan wisata di pesisir wilayah Bantul dan area Bukit Sriten di Gunung Kidul bisa meningkat dan mendongkrak kegiatan ekonomi warga setempat.

Mengingat dalam beberapa kali gelaran JAS, selalu menyita perhatian para pengunjung yang bisa mencapai hampir 10 orang per hari.

“Semoga melalui JAS ini, kecintaan masyarakat terhadap dunia kedirgantaraan menjadi semakin meningkat. Juga agar olahraga aerosport semakin berkembang dan berprestasi. Selain, juga demi meningkatkan geliat pariwisata di wilayah Bantul dan Gununu Kidul khususnya serta Yogyakarta pada umumnya,” kata Adi Putra. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved