Bantul
Malam Ini, Puncak Grand Final Dimas-Diajeng Bantul Digelar di Museum History Of Java
Perhelatan untuk memilih putra-putri terbaik sebagai duta pariwisata Bantul itu diikuti oleh 30 finalis terbaik.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Malam puncak pemilihan Dimas - Diajeng Bantul 2019 bakal digelar malam ini di Museum History Of Java, Jalan Parangtritis, Sewon.
Perhelatan untuk memilih putra-putri terbaik sebagai duta pariwisata Bantul itu diikuti oleh 30 finalis terbaik.
Mereka--para finalis--sebelumnya telah melewati serangkaian proses seleksi.
Dan telah mengikuti karantina selama satu hari penuh di Homestay Tembi.
• 30 Finalis Dimas - Diajeng Bantul 2019 Mulai Ikuti Proses Karantina
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan selama proses karantina para finalis mendapatkan sejumlah materi pembekalan.
Antara lain tentang kepariwisataan, kebudayaan, personal branding, keorganisasian, public speaking, beauty and handsome hingga materi kesehatan kulit.
"Kami ingin memberikan pendidikan karakter yang baik kepada para finalis. Sehingga kedepan, mereka mampu mengembangkan potensi diri dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya," ujar Kwintarto.
• Ratusan Anak Bersaing di Pemilihan Dimas Diajeng Cilik Sleman 2019
Pemilihan Dimas-Diajeng Bantul tahun 2019 ini menurut dia berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah terobosan baru telah dilakukan.
Satu di antaranya, para finalis diprioritaskan putra-putri asli dari Bumi Projotamansari.
Apabila tahun sebelumnya, peserta dibebaskan dari luar Bantul.
Untuk tahun ini, peserta hanya diprioritaskan putra-putri asli Bantul atau setidaknya mereka yang berdomisili di Kabupaten Bantul.
Malam puncak pemilihan Dimas-Diajeng Bantul 2019 rencananya akan dihadiri oleh sejumlah Juri.
Antara lain Ketua TP PKK Kabupaten Bantul sebagai Juri Kehormatan. Kepala Dinas Pariwisata Bantul, HPI Bantul, ASITA DIY, Jan Benjamin, Okto Lampito, dan Lusy Laksita.
• Dinas Pariwisata Buka Pendaftaran Pemilihan Dimas Diajeng Bantul 2019
Bupati Bantul Drs Suharsono diagendakan turut menghadiri acara pada pukul 19.30 WIB.
Kepada para finalis, Kwintarto berharap bisa memunculkan potensi diri.
Tampil dengan kepribadian diri yang sesungguhnya.
Sehingga mampu menjadi harapan besar bagi Pariwisata di Kabupaten Bantul.
"Dimas-Diajeng ini diikuti oleh anak-anak cerdas, berbakat. Kesantunannya cukup bagus. Apalagi sekarang masa bakti dua tahun. Sehingga kesempatan mengabdi kepada Pemkab dan masyarakat lebih banyak," kata dia.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/finalis-dimas-diajeng-bantul-tahun-2019.jpg)