Kulon Progo

Kekeringan, Enam Desa di Kulonprogo Mulai Ajukan Permohonan Bantuan Air Bersih

Sejumlah desa di tiga kecamatan mulai mengajukan permohonan bantuan air bersih.

Kekeringan, Enam Desa di Kulonprogo Mulai Ajukan Permohonan Bantuan Air Bersih
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sejumlah desa di tiga kecamatan mulai mengajukan permohonan bantuan air bersih.

Hal ini menyusul semakin sulitnya warga setempat dalam mendapatkan pasokan air untuk kebutuhannya.

SPAMDes Jadi Solusi Jangka Panjang untuk Atasi Kekeringan di Yogyakarta

Setidaknya ada enam desa yang sudah mengajukan permohonan bantuan air bersih tersebut ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulon Progo dalam sepekan kemarin.

Yakni, Pedukuhan Clapar, Desa Hargowilis dan Pedukuhan Plampang, Desa Kalirejo (Kecamatan Kokap), Desa Purwoharjo, Kebonharjo, dan Banjarsari (Samigaluh), serta Desa Purwosari (Girimulyo),

"Warga di sana sudah mulai kesulitan mendapat air bersih akibat musim kemarau. Kami langsung menggelar rapat khusus dan menerjunkan tim Tagana untuk mengidentigikasi di lapangan,"kata Kepala Dinsos P3A KUlon Progo, Eka Pranyata, Minggu (7/7/2019).

Investor Mulai Lirik Kawasan Aerotropolis di Kulon Progo

Pendataan dilakukan untuk mengetahui jumlah permntaan beserta keluarga terdampak kekeringan tersebut.

Dari situ, dilakukan pemetaan untuk menentukan wilayah mana yang menjadi pprioritas penanganan.

Khusus untuk Purwosari, pihaknya segera menyalurkan bantuan 30 tangki air donasi dari pihak swasta sedangkan desa lainnya masih dilakukan pendataan oleh Tagana

Pada pendataan ini pihaknya juga menyasar seluruh desa di Kulon Progo yang berpotensi mengalami kekeringan.

Penyaluran bantuan (dropping) air bersih rencananya dilakukan serentak pada pertangahan Juli ini setelah data terkumpul dan menyesuaikan alokasi dari Dinsos DIY.

Secara global untuk wilayah DIY menurut Eka disediakan 750 tangki namun belum diketahui pasti alokasinya untuk Kulon Progo.

MM UGM Salurkan Bantuan Air Bersih ke Gunungkidul

"Berkaca dari tahun lalu, Kulon Progo mendapat jatah 350 tangki. Juga ada bantuan dari pihak swasta yang bekerjasama dengan kami sehingga total ada 500 tanki,"kata Eka.

Komandan Tagana Kulon Progo, Miskijo mengatakan ada 23 desa di delapan kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan tahun ini berdasarkan assessment yang telah dilakukan pihaknya.

Yakni, Kalibawang (4 desa), Nanggulan (2) Girimulyo (4), Sentolo (3), Kokap (5), Pengasih (2), Panjatan (1), dan Samigaluh (6).

Tidak semua desa mengajukan proposal bantuan air bersih secara terlulis melainkan hanya lisan melalui anggota Tagana.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved