Yogyakarta

Jamnas di Prambanan, Komunitas Fortuner Gandeng BNN Perangi Narkoba

Komunitas Fortuner juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba.

Jamnas di Prambanan, Komunitas Fortuner Gandeng BNN Perangi Narkoba
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Anggota komunitas fortuner id42ner melakukan deklarasi anti narkoba di sela Jambore Nasional kedua di Candi Prambanan, Sabtu (6/7/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Komunitas Toyota Fortuner Club of Indonesia (id42ner) menggelar Jambore Nasional (Jamnas) dengan mengusung tema “The Spirit of Unity!” di Candi Prambanan, Yogyakarta pada 6 Juli 2019.

Dalam momen ini, Komunitas Fortuner juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba.

"Jadi, selain kami akan mengumpulkan para member sebagai wadah silaturahmi. Tujuan kegiatan ini juga untuk lebih perkenalkan kebudayaan dan pariwisata di Indonesia,” kata Presiden id42ner, Duta Erlangga pada Tribunjogja.com, Sabtu (6/7/2019).

TVS Ntorq 125 Siap Mengaspal di Yogyakarta, Ini Fitur Uniknya

Dalam Jamnas dihadir peserta sebanyak 400 member yang berasal dari 20 chapter berbagai daerah di Indonesia.

Terkait lokasi yang dipilih, Ia mengaku, memilih lokasi tersebut karena untuk melestarikan cagar budaya yang ada di Indonesia.

"Candi Prambanan adalah salah satu heritage warisan dunia," katanya.

Ada banyak kegiatan menarik dalam jamnas ini, antara lain permainan, pesta rakyat, menikmati matahari terbenam, gala dinner, serta pertunjukkan tarian dan musik tradisional.

"Kami ingin para member bisa merasakan kebahagiaan dan kebersamaan di Jamnas ke-2 ini," imbuhnya.

Begini Cara Owner Fortuner Rayakan Ultah ke-4

Hingga kini, komunitas yang berdiri sejak 13 Mei 2007 memiliki sebanyak 2.000 anggota di seluruh Indonesia, yang terdiri dari enam wilayah dan 20 chapter.

Spesial di acara Jamnas kedua ini, id42ner juga menggandeng BNN untuk mengkampanyekan anti narkoba.

"Kami ingin menjaga generasi kita minimalnya dari keluarga komunitas id42ner dulu," tambahnya.

Sementara itu, Deputi Rehabilitasi BNN Yunis Oktora dalam bincang-bincangnya mengajak anggota komunitas untuk menjaga diri dari bahaya narkoba dari lingkup paling kecil yakni keluarga.

"Bentuk lah keluarga, ciptakan komunikasi efektif di dalam keluarga sehingga kita mampu mengatasi kondisi dan situasi keluarga. Kita bisa tahu secara dini jika ada anggota keluarga yang dirasa tidak pas dari harapan keluarga," imbuhnya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved