4 Tips Menghadapi Gangguan Kesehatan Mental dari Film From Survival to Healer

kisah-kisah nyata dari pasien-pasien yang pernah berjuang sembuh dari penyakit dan gangguan mental

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Yoseph Hary W
via youtube.com/channel/UC7ACqIQiy1SkjglQQ6bWDRg
Ilustrasi film From Survivor to Healer 

TRIBUNJOGJA.COM - From Survivor to Healer merupakan drama Tiongkok pertama yang membahas penyakit mental.

Drama ini dibintangi oleh Shawn Dou dan Vivi Miao, yang masing-masing berperan sebagai psikiater Yan Shu Ren dan psikolog Sun Shu.

From Survival to Healer merangkum kisah-kisah nyata dari pasien-pasien yang pernah berjuang sembuh dari penyakit dan gangguan mental yang berbeda-beda.

Nilai plus dari drama Tiongkok ini adalah ceritanya tidak membedakan antara "pasien" dan "orang sehat."

Dari sini kita bisa belajar bahwa penyakit dan gangguan mental bisa terjadi pada siapapun, dan tanpa mengklasifikasikan besar atau kecil masalahnya, karena setiap individu berbeda-beda dalam menghadapinya.

Berikut Tribunjogja.com empat tips menghadapi penyakit dan gangguan mental dirangkum dari laman Soompi, Minggu (23/6/2019):

1. Lepaskan emosi

Pesan ini didapat dari pertemuan antara Shu Ren dan mentor sekaligus bosnya, Cheng Yuan Geng, yang diperankan oleh Chin Shih Chieh.

Yuan Geng mengatakan jika memendam emosi itu hanya meredam tekanan, dan kita tidak bisa tahu kapan batasnya sebelum meledak.

Dia kemudian menambahkan, "Katakan selamat tinggal pada masa lalu. Hanya ketika kau menghilangkannya dengan sempurna, maka dia tak akan melukaimu lagi."

2. Carilah teman bertukar pikiran

Teman curhat itu ada pentingnya. Beberapa orang kesulitan untuk menceritakan ketakutan dan masalah mereka pada orang lain.

Mereka takut akan diremehkan, dikritik, dihakimi, dan bahkan punya krisis kepercayaan pada orang lain, meskipun itu teman dekat.

"Pertemanan itu adalah cara paling efektif dalam penyembuhan,' ungkap Yuan Geng pada Shu Ren.

Jangan malu meminta pertolongan, dan bahkan terkadang untuk sebagian orang, bercerita pada orang asing, entah itu tenaga profesional maupun lainnya, bisa jadi lebih nyaman daripada keluarga dan teman.

3. Mulai dari hal kecil

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved