Sains

Rahasia Pertumbuhan Tanduk Hewan ini Bisa Buka Jalan Pengendalian Kanker pada Manusia

Diketahui bahwa rusa memiliki risiko kemunculan kanker lima kali lebih rendah dibanding mamalia lain, termasuk manusia.

Rahasia Pertumbuhan Tanduk Hewan ini Bisa Buka Jalan Pengendalian Kanker pada Manusia
ist/ Facebook Ievhour Phour
Ilustrasi: Kerbau bertanduk banteng 

TRIBUNJOGJA.COM – Salah satu aksesoris yang umum ditemukan pada kelompok mamalia pemamah biak (ruminansia), khususnya pada hewan jantan adalah tanduk.

Tanduk dengan berbagai macam bentuk dimiliki oleh pejantan untuk menarik perhatian betina saat musim kawin serta digunakan untuk berduel dengan pejantan lain saat berebut pasangan.

Namun, ternyata keberadaan tanduk ini memiliki rahasianya sendiri.

Studi terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti gabungan dari China dan Denmark mengungkap rahasia di balik perkembangan tanduk, yang memiliki implikasi terhadap perkembangan sel manusia.

Semula, peneliti tertarik untuk mempelajari asal usul evolusi tanduk pada ruminansia, yang memiliki beragam struktur dan bentuk.

Katak dengan Tanduk Tak Bertulang Ditemukan di Sumatera

Sebagai contoh, rusa dan kijang memiliki tanduk yang disebut antler, tersusun atas rangka tulang dilapisi oleh kulit dan jaringan saraf khusus yang dapat tumbuh dan berganti setiap tahunnya.

Lain halnya dengan jerapah, yang memiliki tanduk ossicle, tersusun atas tulang yang terbungkus kulit dan rambut halus.

Sementara itu, sapi dan domba memiliki tanduk yang dilapisi oleh lapisan keratin yang kering dan mengeras, menyisakan sedikit ruang berongga di dalamnya.

Meski memiliki struktur dan bentuk yang beragam, namun ternyata berbagai tanduk ini dibentuk oleh gen yang sama.

Berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap genom dari 44 spesies hewan pemamah biak yang berbeda, termasuk sapi, rusa, kijang, jerapah, domba, dan lain-lain, terungkap bahwa semuanya diatur oleh kelompok gen yang sama.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved