Favehotel Adisucipto Ganti Nama Jadi Favehotel Manahan Solo

Mulai 1 Mei 2019 lalu, favehotel Adisucipto kini resmi berubah nama menjadi favehotel Manahan Solo.

Favehotel Adisucipto Ganti Nama Jadi Favehotel Manahan Solo
ist
Mulai 1 Mei 2019 lalu, favehotel Adisucipto kini resmi berubah nama menjadi favehotel Manahan Solo. 

TRIBUNJOGJA.COM - Stadion Manahan Solo akan diresmikan renovasinya menjadi Stadion Utama Gelora Bung Karno mini.

Stadion kebanggaan warga Solo akan  menjadi satu di antara stadion mewah yang ada di Indonesia.

Mengingat lokasi favehotel Adisucipto sangat dekat dengan Stadion Manahan, untuk lebih dikenal seluruh pelanggan favehotel Solo maka mulai 1 Mei 2019 lalu, favehotel Adisucipto berubah nama menjadi favehotel Manahan Solo.

Ika Florentina, Cluster General Manager favehotel Solo (favehotel Manahan Solo dan favehotel Solo Baru) menjelaskan, perubahan nama ini dilakukan karena favehotel Manahan Solo berlokasi dekat Stadion Manahan, dan lebih dikenal dengan Manahan dibanding dengan Adi Sucipto yang banyak orang mengira di Jogjakarta.

"Semua orang tahu Manahan di Solo sehingga pada saat tamu melakukan ‘search’ hotel di Manahan maka favehotel Manahan Solo bisa muncul. Selain itu sambungnya, perubahan nama ini bertujuan untuk mengangkat icon Kota Solo yaitu Manahan untuk go internasional mengingat favehotel adalah salah satu brand terbesar untuk budget hotel di bawah naungan Archipelago International,” terangnya dalam rilis kepada tribunjogja.com.

Ceremony pergantian nama favehotel Adi Sucipto Solo ke favehotel Manahan Solo, diadakan pada hari Sabtu, 15 Juni 2019.

Acara yang dimulai pada pukul 07.30 wib di Plasa Manahan, dibuka oleh senam kekinian zumba menampilkan dua master zumba di Kota Solo yaitu Zin Devi dan Zin Fathar.

MC kondang Annas Habibi dan Bank Kekinian Natzir & friend membuat suasana semakin meriah.

"Konsep pesta rakyat yang diangkat sebagai ungkapan rasa syukur perubahan nama tersebut. Harapannya, okupansi yang selama ini mencapai angka 70% di tahun 2019 ini bisa naik di angka 75% bisa menandingi favehotel Solo baru yang selama ini stabil dengan okupansi 80% di tahun 2019 ini," kata Ika Florentina.

Puncak acara, ada pesta durian berupa gunungan 100 durian yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Ada pula makanan rakyat dengan stal-stal terdiri dari aneka makanan andalan favehotel Solo yaitu soup herbal, nasi bakar, tengkleng Solo, nasi liwet dan sate bakso serta dawet ayu dan berbagai sajian khas Solo lainnya.

Acara ini didukung oleh PMI Surakarta yang mengadakan donor darah di tempat acara, Ella Skin Care yang menyediakan fasilitas totok wajah dan peeling, serta RS Indriati yang menyadiakan fasilitas cek kesehatan, serta OPPO yang mendukung acara ini beserta sponsor lainnya. (*)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved