Yogyakarta

Terminal Giwangan Yogyakarta Bakal Direvitalisasi Setara Bandara

Terminal Giwangan menjadi salah satu percontohan terminal di Indonesia, dalam program by the service.

Tayang:
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri Ghozali
Bagian dinding dan tangga yang terlihat kotor di salah satu sudut terminal bus Giwangan, kota Yogyakarta, Mi8nggu (25/2/2018) 

"Kalau Terminal Giwangan sudah, memang belum semua. Makanya kami juga mendorong bupati dan wali kota untuk menyerahkan, supaya kami bisa lakukan revitalisasi, daripada
tidak diurus," lanjutnya.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti yang juga didampingi Wakil Walikota Heroe Poerwadi menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung program dari pemerintah.

Wacana revitalisasi Terminal Giwangan rupanya mendapat respon positif dari penumpang, satu diantaranya Ilham Jaya Pratama (18). Warga Bantul tersebut memang lebih
banyak menggunakan bus untuk bepergian.

Menurutnya Terminal Giwangan sudah baik, bus menuju berbagai daerah pun tersedia. Meski demikian memang perlu ada perbaikan.

Suasana Terminal Giwangan tampak sepi pengunjung, Yogyakarta, Rabu (20/9/2017).
Suasana Terminal Giwangan tampak sepi pengunjung, Yogyakarta, Rabu (20/9/2017). (TRIBUNJOGJA.COM / Tris Jumali)

"Alhamdulilah kalau mau dibuat seperti bandara. Saya kemana-mana naik bus. Memilih bus karena murah, dan saya juga nyamannya pakai bus. Bus di Terminal Giwangan sudah
cukup lengkap, tetapi ada fasilitas yang perlu diperbaiki, terutama dari sisi kebersihan," ungkapnya.

Ilham menilai kebersihan terminal masih belum terjaga, terutama kamar mandi.

Selain sudah rusak, kamar mandi juga bau. Dari segi tata bangunan pun masih sedikit berantakan, sehingga memang perlu direvitalisasi. Ruang tunggu untuk penumpang pun
masih kurang nyaman.

"Saya pernah ke Terminal Tirtonadi, di sana ruang tunggunya lebih nyaman. Kalau Terminal Giwangan direvitalisasi pasti tambah ramai, terutama karena terminal ini
merupakan intinya Kota Yogyakarta, jadi ya lebih bagus lagi," tutupnya.

Menurut pantauan Tribun Jogja, Terminal Giwangan masih dipadati penumpang, meski puncak arus balik telah terlewati. Kebanyakan penumpang menunggu bus di depan toko-
toko.

Tersedia tempat duduk yang tertutup. Sinar matahari yang terik membuat para penumpang kepanasan.

Ada beberapa fasilitas toilet yang disediakan, sehingga penumpang bisa memanfaatkan.

Dari pantauan Tribun Jogja masih kurang papan petunjuk, sehingga ada kemungkinan penumpang tersesat.

Dari segi kebersihan, Tribun Jogja tidak melihat adanya tumpukan sampah. UPT Terminal Giwangan juga telah menyediakan tempat sampah ukuran besar di beberapa titik.
(Tribunjogja.com | maw)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved