WMP Yogyakarta Ajak Warga Jogja Goyang Gayeng Bersama
WMP Yogyakarta mengajak masyarakat terlibat dalam pengendalian demam berdarah dengue (DBD) dengan cara berbeda
WMP Yogyakarta Ajak Warga Jogja Goyang Gayeng Bersama
TRIBUNJOGJA.com - WMP Yogyakarta mengajak masyarakat terlibat dalam pengendalian demam berdarah
dengue (DBD) dengan cara berbeda. Untuk memperingati Hari Dengue se-ASEAN (ASEAN Dengue Day) 2019, WMP Yogyakarta mengadakan lomba menari “Goyang Gayeng Sehat Agawe Mulyo.”
Lomba ini terlaksana berkat kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.
“Kami menyediakan hadiah total 12 juta rupiah,” jelas Dedik Helmy Yusdiana, Ketua Panitia Lomba.
Ia berharap warga Yogyakarta antusias mengikuti lomba yang menuntut kreativitas dalam menciptakan gerak tari tersebut. Peserta diharapkan menciptakan gerak tari dengan iringan jingle musik yang telah disediakan.
Jingle musik telah disediakan di bio akun Instagram @wmpyogya. Peserta wajib follow akun ini dan Facebook Page World Mosquito Program Yogyakarta, serta subscribe Kanal Youtube World Mosquito Program Yogyakarta. Video gerak tari yang dapat dijadikan panduan sudah tersedia di akun-akun media sosial tersebut.
“Peserta tinggal menciptakan gerak tari dan mendokumentasikannya dalam video,” lanjut Dedik.
Video tersebut kemudian diunggah ke media sosial dengan mention akun medsos WMP Yogyakarta dan mencantumkan tagar #GoyangGayengSehatAgaweMulyo #WMPYogyakarta #DinkesKotaYogyakarta #ASEANDengueDay2019 #Wolbachia.
Adapun durasi video minimal 45 detik dan maksimal 2 menit 30 detik. Unggahan video akan ditutup pada 27 Juni 2019 pkl. 23.59 WIB.
“Lomba ini telah dibuka sejak 3 Juni yang lalu,” jelas Sylva Haryosaputro (Yoyok), narahubung WMP Yogyakarta dalam lomba ini.
Ia dapat dihubungi melalui nomor: 0822- 4204-1113. Bersama Ana (0857-1323-8517), mereka akan memandu peserta yang mendaftar dan memberikan informasi apapun terkait keikutsertaan lomba. Akan dipilih 18 pemenang dari tiga kategori: Remaja, dewasa dan instansi. Selain itu, akan dipilih dua pemenang favorit yang ditentukan berdasarkan like/love terbanyak, terunik dan sebagainya. Penyerahan hadiah untuk pemenang akan dilakukan pada Panggung Gembira “Sehat Agawe Mulyo” yang diadakan pada Car Free Day (CFD) Tribun Jogja. CFD tersebut dilaksanakan di Jl. Jend. Sudirman pada 30 Juni 2019.
DBD masih menjadi permasalahan kesehatan di Kota Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta melansir data peningkatan kasus yang terjadi. Hingga akhir Mei terdapat 335 kasus. Jumlah tersebut meningkat dari jumlah kasus pada periode yang sama tahun lalu, 51 kasus. Meski demikian tidak terjadi fatalitas (angka kematian) yang tidak diinginkan.
Untuk meningkatkan kesadaran bersama tentang bahaya DBD, negara-negara ASEAN menetapkan 15 Juni sebagai Hari Dengue se-ASEAN (ASEAN Dengue Day). Tema yang diambil tahun ini adalah: “End dengue: starts with me”. Tema ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan semua sektor dalam upaya pengendalian DBD.
Pemilihan lomba ini untuk memperingati ASEAN Dengue Day 2019 bukan tanpa alasan.
WMP Yogyakarta ingin meningkatkan kesadaran warga akan bahaya DBD. Kesadaran tersebut diharapkan turut pula meningkatkan upaya-upaya pengendaliannya seperti 4M, Satu Rumah Satu Jumantik dan tentunya pengendalian DBD menggunakan bakteri alami Wolbachia yang saat ini tengah memasuki fase studi dampak.
Informasi Tambahan:
1. Penelitian WMP Yogyakarta (sebelumnya bernama Eliminate Dengue Project-EDP Yogya) merupakan penelitian yang dilaksanakan oleh Pusat Kedokteran Tropis (PKT) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan dukungan penuh pendanaan dari Yayasan Tahija bekerja sama dengan WMP Global.