Geamana, Desa Cantik yang Hilang Tenggelam di Danau Beracun

Desa Geamana dulunya merupakan sebuah pedesaan yang sangat indah hingga akhirnya hilang tenggelam di danau beracun bekas limbah tambang

Geamana, Desa Cantik yang Hilang Tenggelam di Danau Beracun
Google Maps | IST
Geamana adalah sebuah desa di Provinsi Alba di wilayah Transilvania, Rumania. Hilang tenggelam di danau beracun 

Geamana, Desa Cantik yang Hilang Tenggelam di Danau Beracun

TRIBUNJOGJA.com - Dulunya tempat ini sangatlah indah hingga akhirnya hilang tenggelam di danau beracun.

Namanya Geamana. Terletak di Provinsi Alba di wilayah Transilvania, Rumania.

Geamana adalah sebuah desa yang dulunya sangat indah paling tidak hingga tahun 1978, ketika rezim Komunis memaksa penduduk untuk meninggalkan rumah mereka dan mulai membuang limbah beracun dari lubang penambangan terdekat.

Semuanya dimulai pada 1977 ketika diktator Nicolae Ceausescu memutuskan untuk mengeksploitasi deposit tembaga bawah tanah yang sangat besar. Hanya dalam satu tahun, pekerjaan dimulai dan semua orang dari Geamana pun dievakuasi.

Geamana dulunya merupakan desa yang sangat indah hingga kemudian hilang tenggelam di danau beracun
Geamana dulunya merupakan desa yang sangat indah hingga kemudian hilang tenggelam di danau beracun (NET)

Dekat lubang tembaga Rosia Poieni di Pegunungan Apuseni ini memang masih menjadi lokasi dengan cadangan tembaga terbesar di Rumania. Sementara eksploitasi telah berhenti untuk saat ini, ia telah menghasilkan sekitar 11.000 ton tembaga per tahun di masa jayanya. Namun, tambang juga menghasilkan banyak limbah beracun yang perlu disimpan. Inilah alasan mengapa desa Geamana dikorbankan.

Sekitar 400 keluarga dievakuasi dari Geamana dan desa mereka digantikan oleh danau buatan yang berfungsi sebagai kolam penampungan lumpur yang terkontaminasi tambang.

Seiring dengan eksploitasi yang terus berlanjut, danau pun semakin besar, hingga kemudian menenggelamkan apa yang dulunya desa dan menciptakan lanskap surealis yang kita lihat hari ini.

Danau ini sungguh asam dan mengandung sianida, yang digunakan dalam proses ekstraksi.

Halaman
123
Penulis: mon
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved