Internasional
Macan Tutul Serang Anak Staf Taman Nasional, Berakhir Fatal
Untuk mengantisipasi bahaya selanjutnya, taman nasional memutuskan untuk membunuh macan tutul tersebut.
TRIBUNJOGJA.COM, CAPE TOWN - Peristiwa hewan buas yang menyerang manusia kembali terjadi.
Kali ini, seorang balita berusia dua tahun tewas diserang macan tutul di Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan.
Diwartakan BBC, Kamis (6/6/2019), predator itu berhasil mencapai area berpagar di taman dan menangkap bocah tersebut.
Korban merupakan putra dari seorang karyawan taman nasional.
Dia sempat dibawa ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia.
• Kehabisan Sumber Makanan, Macan Tutul Gunung Lawu Mangsa Delapan Kambing Milik Warga
Manajemen Taman Nasional Kruger menyatakan, insiden semacam itu sangat jarang terjadi.
Untuk mengantisipasi bahaya selanjutnya, taman nasional memutuskan untuk membunuh macan tutul tersebut.
Juru bicara Taman Nasional Kruger, Ike Phaahla, mengatakan situasi pasti kematian balita itu masih belum diketahui dengan jelas.
Namun dia menyatakan, hewan buas itu secara alami takut pada manusia.
Mereka biasaya tidak dekat dengan manusia.
"Di taman nasional seperti predator di sini berinteraksi dengan wisatawan dan staf," katanya.
"Kadang-kadang seperti itu menyebabkan spesies seperti macan menjadi terbiasa dengan manusia dan kehilangan rasa takut mereka," imbuhnya.
• 7 Kambing Warga Karanganyar Mati dengan Luka Gigitan, Warga Mengaku Pergoki Macan
Pengunjung taman harus mengikuti aturann ketat agar tetap aman dari binatang, seperti mengunci gerbang dan bepergian dalam kelompok.
Phaahla menuturkan, macan tutul akan sangat berani menyerang orang dewasa.
Di sisi lain, ada kemungkinan hewan buas tersebut menyerang anak usia 2-6 tahun.