Nasional

Antisipasi Kepadatan Arus Balik, Beberapa Hal ini Disiapkan oleh BPJT

Pada puncak arus balik tahun 2018 yang lalu, jumlah kendaraan yang bertransaksi sebanyak 94 ribu dengan kapasitas gardu plus mobile sekitar 26 unit.

Antisipasi Kepadatan Arus Balik, Beberapa Hal ini Disiapkan oleh BPJT
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Ilustrasi: Pengendara sepeda motor melintas di salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas di simpang Trunan, Kota Magelang, Kamis (30/5/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) telah meminta para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk melakukan sejumlah langkah seperti menambah gardu tol dan menyiagakan petugas transaksi cadangan yang menggunakan mobile reader, serta menambah rambu-rambu dan fasilitas di rest area. 

Hal ini dilakukan guna memperlancar arus balik lebaran 2019.

“Dari hasil evaluasi mudik hingga H-3 dan persiapan arus balik pada tanggal 3 Juni 2019 yang dipimpin oleh Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi dan dihadiri Kepala Korlantas Polri Irjen Refdi Andri, perwakilan BUJT, Pengurus Asosiasi Rest Area Indonesia, Kepala beserta jajaran BPJT, kami telah mengeluarkan instruksi bagi BUJT untuk ditindaklanjuti,” kata Kepala BPJT Danang Parikesit, kemarin.

Daop 6 Prediksi Puncak Arus Balik 8 Mei, Pemesanan Tiket KA Sudah 90 Persen

Instruksi tersebut berisi 8 point yakni Pertama, pada tanggal 7-10 Juni 2019 akan diberlakukan One Way mulai dari KM 414 s.d 70 yakni dimulai dari Barrier Gate(BG) Kalikangkung s.d BG Cikatama pada pukul 12.00 s.d 24.00 WIB.

Kemudian dari KM 70 s.d KM 65 atau sesuai dinamika lapangan akan diberlakukan Contra Flow. Pelaksanaannya akan menjadi kewenangan dari Korlantas Polri. 

Agar Selama Arus Balik Aman, Perhatikan Ini

Kedua, BUJT yang terkait kebijakan ini yakni PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), PT. Pemalang Batang Toll Road (PBTR), PT Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR), PT. Semesta Marga Raya (SMR), PT Lintas Marga Sedaya (LMS) dan PT Jasamarga, diminta untuk lebih mempersiapkan diri terutama perambuan, rubber cone, guidepost dan petugas layanan jalan tol, dan sudah bisa terpasang/tersedia sebelum 7 Juni 2019.

Ketiga, pada setiap rest area agar disiapkan petugas dan layanan jalan tol seperti mobil derek dan ambulans untuk membantu pengguna jalan yang mengalami gangguan kendaraan maupun orang sakit dan atau terjadi kecelakaan.

Selain itu perlu dipasang kanopi pelindung cuaca pada jalur dari/ke mobile toilet yang sudah harus tersedia sebelum tanggal 7 Juni 2019.

Keempat, pada setiap rest area terdampak kebijakan One Way dan Contra Flowagar dipasang rambu adanya rest area pada jarak 1 KM dan 500 meter sebelum rest area tersebut.

Menempatkan informasi nomer Call Center dibawah rambu-rambu dan di tempat-tempat strategis yang sudah harus terpasang sebelum tanggal 7 Juni 2019.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved