Kota Yogya

Sidak ke Pasar Kranggan, Petugas Temukan Pedagang Daging Tak Lakukan Herkeuring, Dijatuhi Tipiring

Sidak ke Pasar Kranggan, Petugas Temukan Pedagang Daging Tak Lakukan Herkeuring, Dijatuhi Tipiring

Sidak ke Pasar Kranggan, Petugas Temukan Pedagang Daging Tak Lakukan Herkeuring, Dijatuhi Tipiring
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
Seorang jagal atau jutu sembelih sedang memotong daging sapi di rumah pemotongan hewan (RPH) Kota Yogya, Jumat (1/9/2017). Puluhan ekor sapi ini masuk dalam program penyembelihan gratis yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. 

Sidak ke Pasar Kranggan, Petugas Temukan Pedagang Daging Tak Lakukan Herkeuring, Dijatuhi Tipiring

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan pengawasan daging sapi di Pasar Kranggan dan Pasar Sentul pada Jumat (24/5/2019) dini hari.

Pengawasan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi keberadaan daging sapi yang terjangkit anthrax dan juga kelayakan serta keamanan daging sapi menjelang Lebaran.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto menjelaskan bahwa dari hasil tersebut ditemukan satu pedagang yang tidak melakukan herkeuring atau periksa ulang kondisi daging.

"Kami menemukan satu pedagang di Pasar Kranggan yang tidak melakukan herkeuring. Dia menjual sekitar 100 kilogram daging yang asalnya dari Magelang," bebernya, Jumat (24/5/2019).

Antisipasi Penularan Anthrax ke Manusia, Dinas Kesehatan Gunungkidul Screening Warga Selama 60 Hari

Berdasarkan temuan tersebut, Sugeng menambahkan bahwa pedagang yang bersangkutan bukan kali ini saja abai terhadap peraturan yang ada melainkan sudah berkali-kali.

Pada kesempatan tersebut, Sugeng yang juga datang bersama pihak Satpol PP langsung melakukan tindakan pidana ringan (tipiring).

"Ada saja alasannya ketika ditanya kenapa tidak hierkering. Padahal untuk melakukan hierkering tidak rumit. Cukup datang ke RPH (Rumah Pemotongan Hewan) dan menunggu sekitar 10 menit, sudah ada suratnya," bebernya.

Kisah Pawang yang Tewas Setelah Dipatuk Ular Berbisa 9 Kali

Pelanggaran lain yang biasanya ditemukan di pasar adalah ketidaksesuaian surat hierkering. Daging yang belum dilakukan hierkering ditempel dengan surat hierkering daging yang lain. Hal ini dilakukan untuk mengecoh petugas dan pembeli.

"Padahal fungsi hierkering itu untuk memfilter daging yang masuk. Ada keterangan surat kesehatan, asal daging bagus atau tidak, lalu sisi lain kami juga pemeriksaan ulang karena bisa saja surat kesehatan hewan lain tapi ditempelkan ke daging yang belum diperiksa," tambahnya. (Tribunjogja I Kurniatul Hidayah)

Penulis: kur
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved