Sains
Ini Lho, Perbedaan Lebah dan Tawon
Pasalnya, seperti katak dan kodok, masih banyak orang yang tidak bisa membedakan lebah dengan tawon.
TRIBUNJOGJA.COM – Mari kita mengingat kembali betapa pentingnya peran lebah bagi manusia dan ekosistem.
Namun, sebelum Anda mulai berselancar di internet untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai lebah, pastikan dahulu bahwa Anda benar-benar tahu seperti apakah lebah itu.
Pasalnya, seperti katak dan kodok, masih banyak orang yang tidak bisa membedakan lebah dengan tawon.
Sebetulnya, hal ini wajar saja.
Sebab, beberapa spesies lebah dan tawon memang mirip satu sama lain.
Mereka memiliki larva yang tampak serupa, sama-sama bisa menyengat, sama-sama bisa terbang dan sama-sama termasuk dalam ordo Hymenoptera.
Namun, lebah dan tawon juga punya banyak perbedaan.
• Lebah Raksasa Ditemukan di Maluku, Ini 6 Fakta tentang Lebah Terbesar di Dunia Ini
Dilansir dari ThoughtCo., lebah dan tawon sama-sama termasuk dalam subordo Apocrita sehingga mereka memiliki pinggang yang kecil.
Namun, jika Anda memerhatikan lebih seksama, akan terlihat bahwa perut dan dada lebah lebih bulat daripada tawon yang bentuk tubuhnya silinder.
Perbedaan bentuk tubuh ini, dilaporkan oleh Encyclopedia Brittanica, memiliki manfaatnya masing-masing.
Lebah yang bulat dan berbulu menggunakan tubuhnya untuk terbang dari bunga ke bunga.
Bulu mereka membantu untuk mengumpulkan serbuk sari selagi mereka minum sari bunga.
Sementara itu, bentuk tubuh tawon seperti Vespula yang lebih silinder membuat serangga ini lebih aerodinamis sehingga cocok untuk bermanuver di udara dan menyergap mangsanya.
• Nyawa Seorang Pria di Sukoharjo Ini Tak Tertolong Setelah Disengat Lebah Gung di Sekujur Tubuhnya
Kemampuan menyengat Baik lebah maupun tawon menyengat untuk melindungi diri mereka dan koloninya.
Namun, bila dibandingkan, tawon lebih agresif daripada lebah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/lebah-penyerbuk-tanaman_20180830_121733.jpg)