Kriminalitas

Demi Modal Nikah, Buruh Bangunan di Magelang Nekat Jual Ratusan Pil Yarindu

Buruh bangunan itu diamankan di kontrakannya di Dusun Pasekan, Desa Keji, dengan barang bukti 350 butir obat-obatan terlarang tersebut.

Demi Modal Nikah, Buruh Bangunan di Magelang Nekat Jual Ratusan Pil Yarindu
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, menginterogasi RS, pelaku peredaran obat daftar G atau pil Yarindu, Rabu (22/5/2019) di Mapolres Magelang. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jajaran Kepolisian Resort Magelang menangkap RS (28), warga Muntilan, Kabupaten Magelang yang menjual dan mengedarkan ratusan butir obat keras daftar G atau pil Yarindu.

Dari informasi yang diterima Tribunjogja.com, buruh bangunan itu diamankan di kontrakannya di Dusun Pasekan, Desa Keji, dengan barang bukti 350 butir obat-obatan terlarang tersebut.

Kepala Polisi Resort Magelang Kota, AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi akan peredaran obat daftar G atau Yarindu di Dusun Pasekan, Desa Keji.

Dua Rekomendasi Brand Fashion Lokal Kekinian

Setelah dilakukan penyelidikan, kecurigaan mengarah kepada tersangka RS.

Petugas pun langsung melakukan penggeledahan terhadap sebuah kontrakan milik tersangka.

Tersangka ditangkap pukul 16.00 WIB, di rumah kontrakannya dengan barang bukti 350 butir pil warna putih berlogo Y yang dikemas dalam 35 bungkus, dimana per bungkusnya berisi 10 butir.

"Kami lakukan penggeledahan di kamar kos milik tersangka disaksikan oleh Ketua RT, ditemukan dalam rumah kontrakan kamar dalam tas kecil warna hitam di dalamnya ratusan butir obat terlarang tersebut," kata Yudi, Rabu (22/5/2019) dalam jumpa pers di Mako Polres Magelang.

Lanjut Yudi, petugas langsung menggelandang tersangka ke Mapolres Magelang.

Keamanan Bahan Pangan di Kota Magelang Diawasi

Pelaku diperiksa ternyata menjual obat daftar G jenis Yarindu tersebut tanpa ijin dari pihak yang berwenang.

Ia menjualnya dengan harga Rp 35-40ribu per paket.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved